Centrifugal Clutches

Clutch sentrifugal menggunakan gaya sentrifugal untuk mengikat clutch lain atau membangun hubungan antara poros transisi dan poros penggerak engine. Clutch ini dapat ditempatkan di antara sistem transisi dan roda gila/flywheel mesin. Berdasarkan dengan putaran mesin, Clutch biasanya dioperasikan secara otomatis. Tidak ada kebutuhan tuas di dalam kendaraan, untuk memindahkan transmisi. Tanpa menaikkan dan menurunkan gigi, pengemudi dapat menghidupkan atau mematikan mesin. Clutch sentrifugal lebih efisien saat berada pada kecepatan tinggi.

Komponen-komponen Centrifugal Clutch

Komponen Centrifugal Clutch. Sumber: https://learnmechanical.com/centrifugal-clutch/

1. Shoes: Shoes bisa dijadikan sebagai komponen gesekan umumnya bergerak sliding/geser. Shoes ini dipasang di antara guides. Dalam guideways, shoes digunakan untuk meluncur. Di ujung shoes, shoes memiliki lapisan gesekan. Pada saat pengikatan, dengan drum, lapisan gesekan ini dapat digunakan untuk melakukan kontak.

2. Pegas: Pegas adalah elemen pengontrol. Pegas biasanya dapat digunakan pada saat kecepatan lebih rendah. Pegas melekat pada setiap shoes. Dengan bantuan pegas ini, shoes dipasang dengan guides. Saat mesin digunakan berputar pada kecepatan rendah maka clutch perlu dilepas. Di sini pegas melepaskan clutch. Jika tidak, pegas menahan shoe di posisi awal karena kecepatan yang tepat tidak tercapai. Pegas berindeks lebih tinggi diperlukan saat kecepatan penguncian diperlukan untuk mengganti clutch.

3. Spider dan Guides: Spider ditempatkan pada poros motor atau pada poros penggerak (mesin). Ruang antara spider adalah sama. Ruang ini sama artinya, jarak antara setiap guide adalah sama. Sebagai contoh, jika dianggap ada tiga shoe maka untuk setiap guide berikutnya dipisahkan 90 derajat dari itu. Di antara guide ini, shoe dijaga untuk mengkonsumsi gesekan antara guide ini dan setiap guide terdiri dari pegas untuk melepaskan clutch.

4. Lapisan Gesekan: Lapisan gesekan adalah bagian dari shoe geser. Lapisan gesekan bekerja dengan prinsip yang sama seperti clutch pelat gesekan sederhana. Dengan ujung permukaan luar shoes, lapisan gesekan ini dapat dipasang. Lapisan gesekan mentransmisikan torsi. Hal ini membantu untuk membuat pegangan pada permukaan bagian dalam drum. Hal ini menghindari kontak langsung shoe geser dengan drum. Ini mengurangi robekan dan keausan pada shoe geser.

5. Drum: Drum berfungsi sebagai komponen housing di clutch. Semua bagian clutch, seperti guide, shoe, pegas, lapisan gesekan dan lain-lain dikelilingi oleh Drum. Drum dipasang dengan poros penggerak sabuk atau rantai atau sistem transmisi.

Prinsip Kerja

Clutch sentrifugal bekerja berdasarkan prinsip dua gaya yaitu gaya Sentrifugal dan gaya gesekan. Gaya sentrifugal adalah jenis gaya khusus yang tercipta pada benda yang berputar dan gaya yang menarik benda yang berputar dari pusatnya. Di sisi lain, gaya gesekan adalah gaya yang menciptakan antara dua permukaan benda lain ketika mereka bergerak dari sisi yang berlawanan satu sama lain. Clutch sentrifugal dapat digunakan untuk menghubungkan beban yang dipercepat dengan sumber tenaga (turbin, motor, mesin dan lain-lain). Menurut besarnya gaya sentrifugal yang dihasilkan oleh suatu komponen penggerak (motor atau mesin), kerja clutch sentrifugal tergantung. Clutch sentrifugal terutama menempel pada clutch lain atau menghubungkan poros yang digerakkan dengan clutch.

Skema kerja Centrifugal Clutch. Sumber: https://www.engineeringclicks.com/centrifugal-clutch/

Kelebihan dan Kekurangan

Kelebihan

  • Lebih mudah bagi pengguna/pengemudi karena pengoperasiannya menjadi lebih sederhana.
  • Lebih aman bagi pengguna dan sistem karena beban besar tidak akan menghentikan mesin dan membiarkan throttle bebas melepaskan poros penggerak segera.
  • Clutch sentrifugal biasanya merupakan pilihan yang lebih murah di antara berbagai jenis kopling yang tersedia di pasaran.
  • Jika dioptimalkan bersama dengan mesin tertentu, operasi keseluruhan dapat menjadi sangat efisien dan efektif.

Kekurangan

  • Munculnya panas adalah masalah konstan karena gesekan antara drum dan shoes. Jika dibawa terlalu jauh karena kebiasaan mengemudi/penggunaan yang buruk, kerusakan akibat panas permanen dapat merusak clutch sepenuhnya.
  • Ada kebutuhan untuk sering meminyaki susunan clutch sentrifugal untuk menjaga suhu pada tingkat yang aman.
  • Pemasangan yang tidak tepat dapat menyebabkan kegagalannya cepat muncul dalam beberapa menit. Namun, meskipun dipasang dengan benar, clutch tidak akan bertahan lebih dari lima tahun.
  • Partikel pasir dan debu atau jenis kotoran udara lainnya dapat dengan mudah menembus dan memasuki susunan, mengubah sifat gesekan drum shoes-nya, menyebabkan perilaku yang tidak terduga dan berpotensi berbahaya.
  • Tidak peduli seberapa baik kinerja, akan selalu ada sejumlah daya yang hilang karena gesekan dan selip.

>>> KLIK DI SINI UNTUK MEMBACA ARTIKEL TENTANG ELEMEN MESIN LAINNYA!

Kontributor : Daris Arsyada

By Caesar Wiratama

Sumber:

https://learnmechanical.com/centrifugal-clutch/ (diakses pada tanggal 20 September 2022)

https://www.engineeringclicks.com/centrifugal-clutch/ (diakses pada tanggal 20 September 2022)

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments