Seiring meningkatnya kompleksitas dan regulasi sistem baterai, persyaratan keselamatan, serta target kinerja, desain berbasis simulasi telah menjadi fondasi inovasi baterai. Software dari Hexagon Design & Engineering memungkinkan para insinyur baterai untuk mensimulasikan setiap lapisan siklus hidup produk, mulai dari perilaku material pada tingkat mikrostruktur hingga manajemen termal dan validasi kepatuhan di seluruh sistem.
Baterai lithium-ion modern sangat sensitif terhadap kondisi operasi, dengan suhu optimal antara 20-40°C. Di luar kisaran ini, risiko degradasi dipercepat dan kegagalan katastropik meningkat secara signifikan. Studi menunjukkan bahwa manajemen termal yang buruk dapat mengurangi masa pakai baterai hingga 50% hanya dalam 2-3 tahun, yang mengakibatkan berkurangnya jarak tempuh kendaraan dan meningkatnya biaya penggantian bagi konsumen .
Webinar eksklusif ini akan membahas bagaimana software CAE kelas industri memungkinkan insinyur otomotif dan desainer baterai mengatasi tantangan paling kompleks dalam desain sistem energi kendaraan listrik. Dari mencegah thermal runaway hingga memperpanjang usia baterai, kami akan mengeksplorasi kemampuan mutakhir yang mengubah industri otomotif.
Apa Itu CAE dan Mengapa Begitu Penting untuk Baterai EV?
Computer-Aided Engineering (CAE) adalah suatu pendekatan berbasis simulasi yang menggunakan berbagai alat dan algoritma matematika canggih untuk memodelkan, menganalisis, dan mengoptimalkan performa produk dalam lingkungan digital. Dalam konteks baterai kendaraan listrik, CAE memungkinkan insinyur memprediksi perilaku desain secara virtual sebelum dibuat secara fisik, sehingga mempercepat optimasi desain dan mengurangi ketergantungan pada prototipe fisik yang mahal.
Proses CAE untuk optimasi desain baterai EV melibatkan beberapa tahap kunci:
- Pembuatan Geometri dan Meshing – Membuat model digital pack baterai dan sistem manajemen termal.
- Setup Masalah dan Boundary Conditions – Mendefinisikan jenis simulasi (e.g., termal, struktural, aliran fluida) dan kondisi awal.
- Penyelesaian Persamaan Numerik – Menggunakan algoritma matematika untuk menyelesaikan persamaan fisika yang relevan (seperti persamaan aliran fluida dan perpindahan panas untuk CFD, atau persamaan tegangan dan regangan untuk analisis struktural).
- Post-processing dan Analisis Data – Memvisualisasikan dan mengekstrak informasi berguna dari hasil simulasi.
- Optimasi Desain – Menyesuaikan desain secara iteratif berdasarkan hasil simulasi dari berbagai alat CAE.
- Validasi – Mengonfirmasi desain yang dioptimalkan melalui simulasi tambahan atau pengujian eksperimental.
Tantangan Desain Baterai EV yang Dapat Diatasi dengan CAE:
- Memastikan Efisiensi dan Keamanan Baterai – Menganalisis performa baterai dalam berbagai kondisi suhu dan operasi.
- Mencegah Degradasi Prematur – Memastikan baterai mempertahankan kinerja tinggi dalam periode panjang dengan mengoptimalkan manajemen termal dan beban mekanik.
- Mengelola Thermal Runaway – Memodelkan dan mencegah kegagalan katastropik serta penyebaran panas antar sel menggunakan simulasi termal dan fluidik.
- Analisis Integrasi Struktural – Menguji kekuatan mekanik pack baterai terhadap getaran, benturan, dan kecelakaan.
Webinar Details: Mengoptimalkan Kinerja & Keamanan Baterai Mobil Listrik Menggunakan Software CAE Standar Industri
Bergabunglah dengan para ahli kami dalam webinar mendatang yang akan membahas secara mendetail tentang pemanfaatan software CAE untuk optimasi baterai kendaraan listrik.
📅 Tanggal: 05 Oktober 2025
🕐 Waktu: 13:00-15:00 WIB
📍 Platform: Zoom Webinar

