Sistem Pendinginan Pada Engine Room Kapal Laut

Sifat-Sifat Dasar Yang Di Pakai Pada Operasi Kapal

Selain kapal selam, kapal beroperasi pada permukaan antara air dan udara. Sifat-sifat kedua fluida tersebut itu penting.

Sifat-sifat Dasar

Air

Air secara efektif tidak dapat dimampatkan sehingga massa jenisnya tidak berbeda pada kedalaman seperti itu. Massa jenis air tidak bervariasi dengan suhu dan salinitas seperti halnya viskositas kinematiknya. Kepadatan air laut meningkat dengan meningkatnya salinitas.

Temperatur (C)Massa Jenis (Kg/m3)Viskositas Kinematik (m2/s x 106)
Fresh WaterSalt WaterFresh WaterSalt Water
0999.810281.7871.828
10999.61026.91.3061.354
20998.11024.71.0041.054
30995.61021.70.8010.849
Sifat-sifat Air

Desainer kapal angkatan laut secara tradisional menggunakan angka perkiraan dalam perhitungan. Perhitungan terdiri menghitung kepadatan massa air segar sebesar 62,21b/ft3 (36 kaki kubik per ton) dan air laut 64 lb/ft3 (35 kaki kubik per ton). Nilai ‘pilihan’ yang sesuai di Satuan SI adalah l.000 ton/m3 dan 1,025 ton/m3 masing-masing.

Udara

Pada tekanan dan suhu barometrik standar, dengan 70 persen kelembaban udara telah dianggap memiliki massa 0,081b/ft3 (13 kubik kaki per pon). Nilai SI yang sesuai adalah 1,28 kg/m3.

Suhu

Suhu sekeliling laut dan udara yang kemungkinan akan bertemu pada kapal menentukan jumlah AC dan isolasi dan mempengaruhi daya yang dihasilkan oleh mesin. Suhu udara ekstrim 52°C di daerah tropis di pelabuhan dan 38°C di laut, tercatat: juga -40°C di Kutub Utara di pelabuhan dan -30°C di laut. Nilai yang kurang ekstrem diambil untuk tujuan desain dan Gambar desain khas untuk kapal perang, dalam derajat Celcius, seperti pada Tabel di bawah.

Desain Suhu dari Kapal

>> KLIK DI SINI UNTUK MEMBACA ARTIKEL SEPUTAR MARITIM LAINNYA!

Kontributor: Daris Arsyada

By Caesar Wiratama

Sumber:

Tupper, E.C. 1996. Introduction to Naval Architecture 3rd Edition. Oxford: Butterworth-Heinemann.

Propeller kapal/perahu

Hambatan pada hull (lambung) kapal

Konfigurasi Mesin Perahu

Perbedaan jenis dan fungsi perahu mensyaratkan konfigurasi pemasangan mesin yang berbeda-beda pula yang tentunya akan menyesuaikan dari model hull yang digunakan oleh perahu. Adapun berikut akan dijelaskan tiga konfigurasi dasar pemasangan mesin perahu, yaitu mesin outboard, inboard serta stern drive.

  1. Outboard Engine, atau dikenal dengan istilah mesin tempel

Seperti namanya, mesin ini terletak diluar (outboard) atau ditempelkan (mesin tempel) yaitu dipasang pada bagian transom kapal yaitu bagian belakang hull. Mesin jenis ini digunakan untuk mendorong perahu sekaligus untuk membelokkanya. Untuk membelokkan perahu dengan mesin outboard, seluruh mesin juga harus dibelokkan. Untuk perahu yang kecil, pada umumnya terdapat setang untuk membelokkan mesin ini, namun untuk perahu yang relatif besar, setang tersebut dihubungkan dengan tuas kemudi.

2. Mesin Inboard atau tanam

Mesin inboard terletak dibagian dalam hull. Mesin ini pada umumnya adalah mesin empat tak yang telah dimodifikasi untuk digunakan pada air. Mesin inboard dihubungkan dengan drive shaft (poros) yang terhubung dengan propeller di bagian belakang hull untuk mendorong kapal.

Berbeda dengan mesin outboard, mesin inboard tidak perlu dibelokkan seluruhnya untuk mengemudikan perahu, alih-alih menggunakan rudder atau sirip yang terletak di belakang propeller untuk mengontrol arah arus air yang mana berfungsi untuk membelokkan perahu.

3. Stern Drive Engine atau inboard-outboard engine

Mesin jenis stern drive ini merupakan gabungan dari konfigurasi inboard dan outboard. Seperti mesin  inboard, mesin jenis ini menggunakan mesin empat tak yang dimodifikasi untuk digunakan pada air yang ditanamkan didalam hull. Adapun untuk mekanisme beloknya, mesin ini menyerupai mesin outboard, yaitu membelokkan poros dan propeller untuk mengemudikan belokan perahu.

Kami memproduksi perahu penumpang maupun perahu RC fiberglass sesuai kebutuhan anda. Klik teks untuk masuk ke page kami.

By Caesar Wiratama

aeroengineering.co.id merupakan jasa layanan dibawah PT Markom Teknologi Engineering dengan berbagai jenis solusi, mulai dari drafting CAD, pembuatan animasi, simulasi aliran dengan CFD dan simulasi struktur dengan FEA. Pelajari selengkapnya di sini.

Tipe-Tipe Model Hull

Bagian-bagian perahu

Sebelum masuk ke dunia desain perahu atau pun penggunaanya, alangkah baiknya kita mengenal terlebih dahulu bagian-bagian dari perahu itu sendiri. Ada beberapa terminologi baru yang mungkin terdengar asing dalam kehidupan sehari-hari kita bagi yang belum terbiasa dengan perahu. Setiap bagian perahu memiliki penamaan yang unik tidak hanya sekedar depan, belakang, samping kanan, samping kiri dan sebagainya.

Berikut dijabarkan bagian-bagian perahu berdasarkan orientasi nya:

Bow: Merupakan bagian depan dari perahu

Stern: Merupakan bagian belakang dari perahu

Port: Bagian kiri dari perahu dilihat dari penumpang yang menghadap bow

Starboard: Bagian kanan dari perahu dilihat dari penumpang yang menghadap bow

Adapun berdasarkan fungsinya, bagian-bagian perahu dapat dijabarkan sebagai berikut:

Hull: Merupakan bodi atau bagian lambung dari perahu yang berfungsi memberikan gaya apung dan merupakan bagian dasar dari perahu

Gunwales: Merupakan bagian atas dari hull yang berfungsi memberikan kekakuan ekstra untuk hull ataupun pemasangan fitur-fitur perahu

Transom: Merupakan bagian penampang melintang dari stern dimana mesin tempel dipasang

Cleats: Adalah fitting besi yang terpasang pada bagian gunwales untuk mengencangkan tali atau kabel pada saat docking atau bersandar di pelabuhan

Lampu Navigasi: Pada umumnya berwarna merah dan hijau ataupun putih, tergantung dari kebutuhan masing-masing perahu

Terminologi-terminologi diatas cukup penting untuk dipahami agar tidak terjadi kebingungan saat melakukan desain maupun operasional perahu di lapangan, baik untuk pemahaman teknis manual maupun navigasi.

Kami memproduksi perahu penumpang maupun perahu RC fiberglass sesuai kebutuhan anda. Klik teks untuk masuk ke page kami.

By Caesar Wiratama

aeroengineering.co.id merupakan jasa layanan dibawah PT Markom Teknologi Engineering dengan berbagai jenis solusi, mulai dari drafting CAD, pembuatan animasi, simulasi aliran dengan CFD dan simulasi struktur dengan FEA. Pelajari selengkapnya di sini.