bearing (laher)

Laher atau biasa disebut bearing as merupakan komponen sepeda motor yang berfungsi menghubungkan tromol dengan as roda sepeda motor.

Laher berfungsi untuk menahan dan meredam kejutan pada roda ketika melalui lintasan yang rusak atau bergerigi sehingga roda mampu berputar dengan bebas tanpa gesekan apapun.

Sumber: https://www.google.com/amp/s/www.jawapos.com

Perputaran poros pada roda sepeda motor cenderung terjadi gesekan dan hambatan dengan komponen-komponen yang lain pada rumah as dan velg motor sehingga dibutuhkan komponen yang mampu meredam gesekan dan hambatan tersebut sehigga roda dapat berputar dengan stabil.

Laher atau bearing as memiliki beberapa bagian yaitu lingkaran besi yang ada dibagikan luar, bola besi atau biasa disebut gotri dan lingkaran besi yang berada didalam poros laher.

Beberapa faktor penyebab kerusakan pada laher atau bearing as diantaranya pemakaian sepeda motor dalam jangka lama dengan jarak tempuh yang jauh kemudian servis dan perawatan pada laher atau bearing as jarang dilakukan sehingga menyebabkan laher rusak dan harus diganti.

Beberapa kerusakan pada laher yang sering terjadi diantaranya akan terdengar suara kasar pada laher roda depan terlebih jika sepeda motor melewati lintasan yang rusak pula dengan laju yang cepat maka bunyi suara kasar tersebut akan terdengar sangat jelas.

Gejala kerusakan laher berikutnya adalah bagian kemudi depan bergetar pada saat sepeda motor dihidupkan, itu artinya laher mengalami kerusakan dan kelonggaran sehingga bagian-bagian laher tidak dapat berfungsi atau bekerja dengan baik atau rusak.

Bagian kemudi depan bergoyang, makan ini tandanya laher juga mengalami kerusakan. Hal ini berarti laher mengalami kelonggaran sehingga tidak dapat lagi meredam gesekan atau kejutan pada poros roda sepeda motor.

Poros roda sepeda motor ini berfungsi menghubungkan bagian roda dan kemudi sepeda motor bagian depan. Hal ini berfungsi untuk menahan beban dan gesekan pada roda sepeda motor.

Maka akan sangat fatal jika menggunakan sepeda motor dengan laher/bearing as yang rusak. Selain mengganggu ergonomis dan kenyamanan, hal ini akan berbahaya pula sehingga harus dilakukan penggantian atau proses reparasi.

Untuk artikel-artikel lainya terkait motor bakar, klik di sini.

By Caesar Wiratama

aeroengineering.co.id merupakan jasa layanan dibawah CV MARKOM dengan berbagai jenis solusi, mulai dari drafting CAD, pembuatan animasi, simulasi aliran dengan CFD dan simulasi struktur dengan FEA. Pelajari selengkapnya di sini.

KONTRIBUTOR: Rizki Maulizar (rizkimaulizar23@gmail.com)

Sumber gambar:

https://www.google.com/amp/s/www.jawapos.com/oto-dan- tekno/otomotif/22/02/2018/sepele-tapi-penting-cermati-kode-laher-biar-kruk-as- tak-rompal/%3famp (Diakses pada 18 September 2020)

kepala silinder (cylinder head)

Sepeda motor merupakan kendaraan roda dua dengan komponen-komponen mesin yang sederhana namun tersusun sangat kompleks artinya komponen- komponen mesin sepeda motor berdimensi sederhana namun memiliki fungsi dan kinerja yang extraordinary atau luar biasa.

Kepala silinder adalah salah satu komponen utama mesin sepeda motor. Komponen ini sangat penting karena pada komponen inilah terdapat ruang pembakaran.

Ruang pembakaran merupakan tempat pembakaran campuran bahan bakar dan udara dengan perbandingan rasio kompresi tertentu sehingga menghasilkan energi. Energi yang dihasilkan dari pembakaran ini digunakan untuk menggerakkan kerja mesin.

Kepala silinder juga berfungsi sebagai tempat pemasangan busi, tempat kelengkapan mekanisme katup, tempat saluran pemasukan dan pembuangan, dan tempat sistem pendingin (mantel pendingin/ water jacket).

Busi (Spark Plug) berfungsi memercikan bunga api pada campuran bahan bakar dan udara sehingga terjadinya proses pembakaran.

Mekanisme katup merupakan tempat membuka dan menutupnya katup masuk dan katup buang. Campuran bahan bakar dan udara masuk melalui katup masuk dan selanjutnya gas sisa-sisa pembakaran akan dikeluarkan melalui katup buang.

Tempat saluran pemasukan dan pembuangan berfungsi sebagai filter untuk membersihkan udara yang masuk dan kemudian bercampur dengan bahan bakar dan juga meredam suara gas sisa-sisa pembakaran yang keluar melalui katup buang.

Tempat pemasukan dan pembuangan ini tersusun atas komponen-komponen utama yang terdiri dari saringan, katup masuk (intake manifold), katup buang dan knalpot.

Mantel pendingin atau water jacket merupakan sistem pendingin yang menggunakan cairan yang berfungsi untuk mendinginkan kembali komponen engine akibat temperatur dan tekanan yang tinggi. Cairan ini bersirkulasi melalui saluran-saluran yang terhubung kepada komponen-komponen mesin.

Selain itu kepala silinder ini dibuat dengan material yang mampu menahan temperatur dan tekanan yang tinggi pada saat engine sedang bekerja. Dan material tersebut juga harus mampu melakukan proses pendinginan sehingga siklus dan proses kerja engine dapat mencapai kinerja yang optimum.

Untuk artikel-artikel lainya terkait motor bakar, klik di sini.

By Caesar Wiratama

aeroengineering.co.id merupakan jasa layanan dibawah CV MARKOM dengan berbagai jenis solusi, mulai dari drafting CAD, pembuatan animasi, simulasi aliran dengan CFD dan simulasi struktur dengan FEA. Pelajari selengkapnya di sini.

KONTRIBUTOR: Rizki Maulizar (rizkimaulizar23@gmail.com)

Valve (Klep/katup) mesin otomotif

Valve atau biasa disebut klep atau katup merupakan komponen yang dipasang pada kepala silinder. Komponen ini memiliki fungsi dan peranan yang sangat penting dalam proses pembakaran engine sepeda motor.

Klep ini terdiri dari dua yang terpasang pada kepala silinder yaitu katup hisap dan katup buang. Kedua katup ini bekerja pada langkah kerja engine atau pada langkah kerja piston.

Kedua katup atau klep ini akan membuka dan menutup sesuai langkah kerja piston. Klep ini biasanya digunakan motor 4 tak sedangkan pada motor 2 tak tidak menggunakan klep.

Langkah kerja piston terdiri dari langkah hisap, pada langkah ini udara dan bahan bakar dihisap masuk ke ruang bakar, klep atau katup hisap atau biasa disebut juga katup masuk pada langkah hisap ini akan terbuka sehingga semburan campuran bahan bakar dan udara dapat masuk ke ruang bakar melalui katup masuk/hisap.

Langkah kerja piston kedua adalah langkah kompresi, pada langkah ini piston memberikan kompresi pada campuran bahan bakar dan udara. Pada proses ini kedua katup akan tertutup sehingga tidak terjadi kebocoran gas dari ruang pembakaran atau silinder.

Langkah ketiga merupakan langkah usaha, pada langkah ini terjadi proses pembakaran sehingga temperatur dan tekanan pada proses ini sangat tinggi. Kedua katup pada proses ini juga tertutup.

Dan langkah terakhir adalah langkah buang, pada proses ini gas-gas sisa pembakaran yang tidak dibutuhkan akan dibuang melalui katup buang yang nantinya akan dibuang melalui knalpot. Pada proses ini katup hisap tertutup dan katup buang terbuka.

Maka dapat disimpulkan bahwa katup/valve/klep berfungsi untuk mengatur masuknya gas baru berupa semburan bahan bakar dan udara dan mengatur keluarnya gas sisa pembakaran.

Semburan bahan bakar dan udara diatur dan diproses melalu karburator dengan rasio tertentu. Karburator mengatur jumlah atau kadar gas yang masuk ke ruang bakar sehingga gas yang masuk ke ruang bakar tidak terlalu banyak dan juga tidak terlalu sedikit.

Pada umumnya, perawatan pada katup ini dilakukan dengan cara dibersihkan dari kerak atau kotoran yang menempel pada klep. Pada beberapa kasus kerusakan yang parah maka klep ini harus diganti dengan yang baru.

Untuk artikel-artikel lainya terkait motor bakar, klik di sini.

By Caesar Wiratama

aeroengineering.co.id merupakan jasa layanan dibawah CV MARKOM dengan berbagai jenis solusi, mulai dari drafting CAD, pembuatan animasi, simulasi aliran dengan CFD dan simulasi struktur dengan FEA. Pelajari selengkapnya di sini.

KONTRIBUTOR: Rizki Maulizar (rizkimaulizar23@gmail.com)

Sumber gambar:
https://www.autoexpose.org/2019/01/fungsi-katup.html?m=1 (Diakses pada 18 September 2020)

Cincin Torak ( Ring Piston)

Blok Silinder (Cylinder Block)

Setiap komponen-komponen mesin sepeda motor memiliki fungsi dan kinerja yang sangat penting. Sama halnya dengan kepala silinder, komponen ini juga merupakan komponen utama yang sangat penting.

Blok silinder merupakan komponen yang terpasang pada kepala silinder sebagai penutupnya. Blok silinder ini bersifat statis, artinya komponen blok silinder ini tidak bergerak dan berfungsi sebagai tempat atau ruang bergeraknya torak atau piston.

Piston bekerja dan bergerak secara translasi dalam blok silinder dari titik mati atas atau bagian atas blok silinder dan menuju titik mati bawah yaitu bagian bawah blok silinder dengan tahapan siklus langkah kerja masing-masing.

Konstruksi blok silinder atau blok mesin terdiri dari lubang atau ruang yang merupakan tempat piston bekerja. Blok silinder juga tersusun atas lubang-lubang

kecil dan sirip-sirip pada kedua sisi dindingnya yang berfungsi sebagai tempat mengalirnya cairan coolant untuk memperoleh sistem pendinginan yang merata.

Sama halnya dengan kepala silinder, blok silinder juga terbuat dari material yang tahan temperatur dan tekanan tinggi, tahan aus dan mampu melakukan proses pendinginan kembali melalui sistem pendingin.

Sistem engine motor terdiri dari 4 tak dan 2 tak. Pada motor 2 tak blok silinder terdiri atas lubang-lubang pada bagian dalam dinding silinder. Sedangkan pada motor 4 tak tidak terdapat lubang-lubang apapun dibagikan dalam silindernya.

Beberapa kerusakan yang sering didiagnosis pada blok silinder diantaranya adalah kebocoran sambungan pada rumah transmisi dengan blok silinder, kebocoran sambungan paking blok silinder dengan kepala silinder, keretakan blok silinder dan keausan silinder.

Selain beberapa diagnosa kerusakan diatas, kerusakan yang sering terjadi pada blok silinder adalah blok silinder yang aus, tergores dinding-dinding silindernya dan lubang-lubang silinder membesar sehingga hal tersebut dapat menimbulkan pula efek kerusakan pada piston yang bekerja dengan temperatur dan tekanan yang tinggi.

Blok silinder berfungsi sebagai dudukan kepala silinder, dimana kepala silinder dihubungkan dengan blok silinder dengan baut-baut sebagai penutup blok silinder, blok silinder juga berfungsi sebagai dudukan silinder, dimana silinder ini merupakan ruang atau tempat piston atau saher bekerja yang disebut juga sebagai ruang pembakaran.

Komponen-komponen yang berada pada blok silinder diantaranya torak atau piston, batang piston, pin piston dan ring piston.

Untuk artikel-artikel lainya terkait motor bakar, klik di sini.

By Caesar Wiratama

aeroengineering.co.id merupakan jasa layanan dibawah CV MARKOM dengan berbagai jenis solusi, mulai dari drafting CAD, pembuatan animasi, simulasi aliran dengan CFD dan simulasi struktur dengan FEA. Pelajari selengkapnya di sini.

KONTRIBUTOR: Rizki Maulizar (rizkimaulizar23@gmail.com)

Sumber gambar: https://www.autoexpose.org/2018/08/blok-silinder.html?m=1 (Diakses pada 9 Agustus 2020)

Batang Pendorong (PUSH ROD) Pada Komponen Mesin Sepeda Motor

Push rod atau biasa disebut batang pendorong merupakan komponen mesin sepeda motor yang berfungsi untuk meneruskan gerakan valve lifter yang dipindahkan ke rocker arm atau tuas katup.

Valve lifter atau biasa disebut pengangkat katup merupakan sebuah komponen yang menghubungkan gerakan putar pada camshaft kemudian diteruskan kepada rocker arm.

Rocker arm atau biasa disebut pelatuk klep adalah sebuah komponen yang berfungsi untuk menggerakkan dan mengatur buka tutupnya klep. Rocker arm terhubung dengan camshaft dan valve atau pengatur naik turunnya gerakan buka tutupnya klep.

Klep adalah sebuah komponen sepeda motor yang sangat penting dalam siklus kerja mesin sepeda motor. Klep ini terpasang pada kepala silinder yang berfungsi untuk mengatur masuknya campuran udara dan bahan bakar dan mengatur keluarnya gas-gas sisa pembakaran.

Pada sepeda motor dengan sistem 4 tak menggunakan komponen klep ini, sedangkan pada sepeda motor 2 tak tidak menggunakan komponen klep.

Mekanisme kerja dari batang pendorong atau batang penekan ini adalah meneruskan gerakan dari camshaft berupa gerakan putar yang diteruskan menjadi gerakan translasi yaitu berupa gerakan naik turunnya batang pendorong atau batang penekan.

Kemudian batang pendorong atau batang penekan ini meneruskan gerakan camshaft kepada rocker arm untuk menggerakkan sistem buka tutup katup atau klep.

Pada dasarnya komponen-komponen mesin sepeda motor ini saling terhubung untuk menggerakkan satu sama lain antara satu komponen yang satu dengan komponen yang yang lain.

Pada intinya semua komponen-komponen mesin sepeda motor harus bekerja bersama-sama untuk mencapai hasil yang optimum dengan tujuan utama adalah untuk menggerakkan sepeda motor.

Komponen batang pendorong atau batang penekan ini dibuat dengan material yang memiliki sifat-sifat material yang mampu bekerja dan bertahan pada kondisi dan temperatur mesin sepeda motor. Proses fabrikasi dan proses manufaktur dilakukan sesuai dengan standar produksi dengan proses yang presisi dan proses uji kelayakan yang sesuai standar uji.

Untuk artikel-artikel lainya terkait motor bakar, klik di sini.

By Caesar Wiratama

aeroengineering.co.id merupakan jasa layanan dibawah CV MARKOM dengan berbagai jenis solusi, mulai dari drafting CAD, pembuatan animasi, simulasi aliran dengan CFD dan simulasi struktur dengan FEA. Pelajari selengkapnya di sini.

KONTRIBUTOR: Rizki Maulizar (rizkimaulizar23@gmail.com)

Sumber gambar: https://www.google.com/amp/s/alphaa83.wordpress.com/2018/12/25/kelebihan- dan-kekurangan-mesin-ohv-sohc-dohc/amp/ ( Diakses pada 16 September 2020)

Bak Engkol Mesin Sepeda Motor (Crankcase)