pompa sentrifugal (centrifugal pump)

Pompa sentrifugal dapat dengan mudah dikenali dari bentuk casing yang menyerupai cangkang siput yang disebut gulungan (scroll). Pompa sentrifugal banyak ditemukan di sekitar lingkungan anda seperti mesin pencuci piring, bak mandi air panas, mesin cuci dan pengering pakaian, pengering rambut, dan lain-lain.

Prinsip kerja pompa sentrifugal adalah memanfaatkan gaya sentrifugal yang muncul dari putaran impeller. Gaya sentrifugal adalah gaya semu yang dirasakan oleh benda yang bergerak di jalur melengkung yang bertindak keluar dari pusat rotasi. Fluida cair yang akan dipompa masuk ke saluran inlet terlebih dahulu menuju mata impeller atau pusat poros impeller. Kemudian gaya sentrifugal yang muncul dari putaran impeller akan memengaruhi fluida cair terdorong keluar dari pusat poros menuju saluran outlet pompa. Fluida yang terpompa menuju outlet akan bertambah kecepatan dan juga tekanannya.

Salah satu contoh gaya sentrifugal adalah memutar tali. Ketika tali diputar ada semacam gaya tarikan keluar menuju luar pusat rotasi yang kita rasakan pada pegangan tangan. Jangkauan lemparan tali bisa jauh disebabkan dorongan gaya sentrifugal dan dorongan tangan kita.

Contoh gaya sentrifugal dan skema gaya sentrifugal pada pompa sentrifugal

Putaran impeller pompa dapat menghasilkan momen gaya (torque) ke fluida cair yang masuk sehingga menciptakan gaya sentrifugal menuju outlet. Momen gaya adalah gaya luar yang menyebabkan benda bergerak melingkar mengelilingi sumbu putarnya.

Pada kasus pompa sentrifugal, momen gaya adalah perkalian cross product antara jari-jari impeller dan perubahan momentum sudut impeller. Karena perubahan momentum sudut impeller arahnya tegak lurus dengan jari-jari, arah momen gaya akan menuju impeller (90 derajat). Perlu diingat bahwa pompa sentrifugal memiliki dua impeller yang berputar bersama yaitu di inlet dan outlet. Jadi total momen gaya pompa adalah pengurangan momen gaya outlet dengan inlet.

Skema torsi pada pompa sentrifugal

Total momen gaya (torsi) pada pompa sentrifugal dirumuskan oleh euler dalam rumus euler’s turbine formula menjadi:

  • T shaft = [r2.(m2.V2)]-[r1.(m1.V1)], karena fluida yang dipakai di outlet dan inlet sama, m1=m2=m. lalu menjadi….
  • T shaft = m.[(r2.V2) – (r2.V2)]
  • T = Total momen gaya (Nm)
  • m = laju aliran massa fluida cair (kg/s)
  • r1,r2 = Jari-jari impeller inlet (1) dan outlet (2) (m)
  • V1,V2 = kecepatan linear yang tegak lurus impeller inlet dan outlet (m/s)

Namun perhitungan analisis pompa sentrifugal di lapangan tidak sesederhana itu. kompleksitas gaya-gaya yang muncul sangat rumit jika dimodelkan ke rumus matematika. Metode yang biasa digunakan untuk menganalisis aliran-alira gaya pompa adalah metode CFD. CFD adalah metode simulasi aliran fluida pada rancangan menggunakan komputer.

>> PELAJARI SELENGKAPNYA MENGENAI SIMULASI CFD PADA POMPA SENTRIFUGAL!

Kontributor: Daris Arsyada

By Caesar Wiratama

aeroengineering services merupakan jasa layanan dibawah CV. Markom dengan berbagai jenis solusi, mulai dari drafting CAD, pembuatan animasi, simulasi aliran dengan CFD dan simulasi struktur dengan FEA.

Sumber:

Cengel, Yunus A dan John M Cimbala. 2006. Fluid Mechanics: Fundamental and Application. New York: The McGraw-Hill Companies, Inc.

https://www.kompas.com/skola/read/2020/10/08/135222369/percepatan-sentripetal-pada-gerak-melingkar-beraturan?page=all (diakses pada tanggal 1 April 2021)

Standard, kode, dan recommended practices

Peraturan standard dan kode pada bidang perteknikan sudah dibentuk sejak bertahun-tahun yang lalu. Standar dan kode tersebut dirancang oleh organisasi profesional, para insinyur, grup perdagangan, agensi pemerintahan, dan lain-lain.

Standar dapat didefinisikan sebagai seperangkat pedoman teknis atau instruksi untuk perancang dan produsen. Standard memberikan semua persyaratan yang diperlukan untuk produk, layanan, dan operasi. Seorang desainer akan menggunakan standar tersebut untuk mendesain produk, dan produsen akan menggunakan standar tersebut untuk pembuatan produk. Standar berfungsi sebagai bahasa umum untuk menentukan kualitas dan menetapkan kriteria keamanan produk.

Ketika badan pemerintah mengadopsi standar dan menjadi legal, atau ketika telah dimasukkan ke dalam kontrak bisnis, standar tersebut akan menjadi sebuah code. Code adalah standard yang telah disahkan menjadi undang-undang oleh otoritas lokal, regional, atau nasional yang memiliki yurisdiksi sehingga insinyur atau kontraktor diwajibkan secara hukum untuk mematuhi code tersebut. Ketidakpatuhan dapat mengakibatkan penuntutan. Code tersebut dapat berupa standar industri, pemerintah, atau berbasis konsensus sukarela. Code dapat mencakup referensi ke standar, yang berarti standar digabungkan dengan referensi dan oleh karena itu merupakan bagian dari kode dan dapat ditegakkan secara hukum.

Sumber: https://www.csemag.com/articles/code-or-standard/

Tiga tujuan dari code dan standard adalah:

  1. Design Guide. Berguna sebagai peraturan baku perancangan produk dari setiap negara atau lembaga
  2. Uniform Design. Biasanya digunakan sebagai pedoman ukuran suatu produk
  3. Safety Reason. Berguna sebagai menjamin keamanan dan keselamatan dari produk.

Berikut adalah contoh code dan standar yang biasa dipakai oleh industri khususnya industri teknik kimia:

  • ASME Boiler & Pressure Vessel Code (BPVC): Berisi tentang perancangan dan konstruksi boiler dan bejana tekan.
  • AISI Standard Steel Compositions: Berisi tentang komposisi campuran baja.
  • Tubular Exchanger Manufacturers Association (TEMA) Standards: Berisi tentang standard tentang heat exchanger
  • American Petroleum Institute (API): Membahas perancangan industri petroleum seperti perancangan kilang minyak.
  • American Society for Testing Materials (ASTM): Membahas tentang material produk mengenai sifat kimia dan mekanik produk dan panduan produksi.
  • International Organization of Standardization (ISO): Badan non-pemerintah yang terdiri dari lebih dari 160 negara. Mereka bertanggung jawab untuk mengembangkan standar untuk berbagai industri yang mempromosikan kualitas, keamanan, dan efisiensi. Perusahaan yang telah terverifikasi oleh ISO akan berpeluang dalam memenangkan persaingan pasar global tersebut karena memberikan jaminan kualitas produk agar konsumen lebih percaya terhadap produk tersebut.

>>KLIK DI SINI UNTUK MEMBACA ARTIKEL MENGENAI PERALATAN PROSES KIMIA LAINNYA!

KONTRIBUTOR: Daris Arsyada

By Caesar Wiratama

aeroengineering_services merupakan jasa layanan dibawah CV MARKOM dengan berbagai jenis solusi, mulai dari drafting CAD, pembuatan animasi, simulasi aliran dengan CFD dan simulasi struktur dengan FEA.

Sumber:

Walas, M. Stanley. 1990. Chemical Process Equipment Selection and Design. Washington: USA Butterworth-Heinemann.

https://www.meadmetals.com/blog/what-are-astm-standards (diakses pada tanggal 30 Maret 2021)

https://www.aiche.org/academy/courses/ela155/importance-codes-and-standards-process-safety (diakses pada tanggal 30 Maret 2021)

http://www.idpipe.com/2017/04/perbedaan-code-and-standard-dalam-oil-and-gas.html. (diakses pada tanggal 30 Maret 2021)

https://accurate.id/marketing-manajemen/pengertian-iso/ (diakses pada tanggal 30 Maret 2021)

https://www.csemag.com/articles/code-or-standard/#:~:text=A%20code%20can%20include%20references,the%20code%20and%20legally%20enforceable.&text=Codes%20are%20standards%20that%20are,codes%20are%20not%20legally%20enforceable. (diakses pada tanggal 30 Maret 2021)

https://hardhatengineer.com/what-is-the-difference-between-code-standard-and-specification/ (diakses pada tanggal 30 Maret 2021)

Sistem penggerak proses

Sistem penggerak berfungsi sebagai sistem dasar suatu industri untuk menghasilkan produk sehingga proses produksi berjalan lebih cepat dan masif. Setiap sistem penggerak memiliki komponen dasar untuk menjalankannya yaitu:

1. Motor

Motor adalah penggerak yang beroperasi dengan memanfaatkan gaya magnet dan listrik menjadi gerakan memutar. Bagian utama dari motor adalah rotor dan stator. Rotor adalah komponen berputar yang digunakan sebagai poros putaran pada motor dan terlilit oleh kawat tembaga yang menghasilkan medan magnet. Stator adalah komponen diam (statis) yang berfungsi sebagai pengatur perputaran rotor. Stator dililit oleh kawat tembaga yang menghasilkan medan magnet.

Prinsip kerja dari motor adalah pemanfaatan gaya lorentz. Gaya lorentz adalah gaya yang timbul akibat arus listrik yang berada di medan magnet. Listrik yang masuk dari power supply mengalir menuju kumparan stator dan rotor dihasilkan gaya Lorentz berupa rotasi pada motor listrik untuk menggerakkan batang shaft yang kemudian dapat dipakai untuk segala kebutuhan. Contoh pengaplikasian penggunaan motor adalah pompa, compressor, conveyor, blower, dan lain-lain.

2. Turbin Uap

Turbin uap adalah penggerak yang beroperasi dengan memanfaatkan uap panas bertekanan tinggi sehingga mampu memutar rotor dan blade turbin. Perputaran rotor dan blade disambungkan ke generator yang berfungsi sebagai konversi energi gerak (putaran) menjadi listrik. Pengaplikasian turbin biasanya digunakan pada industri pembangkit listrik.

3. Mesin Pembakaran Dalam (Internal Combustion Engine)

Internal combustion engine adalah penggerak yang beroperasi dengan memanfaatkan hasil pembakaran dari campuran udara dan bahan bakar sehingga menghasilkan tekanan gas tinggi di dalam silinder engine yang mampu menghasilkan energi mekanik (putaran) dan memutar poros engine. Poros pada engine akan dihubungkan ke komponen lain untuk memutar komponen tersebut. Pengaplikasian internal combustion engine biasanya digunakan pada genset listrik dan otomotif.

Ketiga macam komponen utama sistem penggerak proses ini memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing berdasarkan efisiensi, daya, biaya, dan energi yang dihasilkan. Jadi pemilihan komponen akan disesuaikan sesuai kebutuhan industri.

Pelajari selengkapnya tentang peralatan proses kimia dengan klik disini

KONTRIBUTOR: Daris Arsyada

By Caesar Wiratama

aeroengineering_services merupakan jasa layanan dibawah CV MARKOM dengan berbagai jenis solusi, mulai dari drafting CAD, pembuatan animasi, simulasi aliran dengan CFD dan simulasi struktur dengan FEA.

Sumber:

Walas, M. Stanley. 1990. Chemical Process Equipment Selection and Design. Washington: USA Butterworth-Heinemann.

https://www.indotara.co.id/electric-motor-distributor-alat-berat-indonesia&id=602.html (diakses pada tanggal 29 Maret 2021)

https://www.wartsila.com/energy/learn-more/technical-comparisons/gas-turbine-for-power-generation-introduction (diakses pada tanggal 29 Maret 2021)

https://medium.com/swlh/internal-combustion-engine-and-the-four-stroke-engine-12381fc54a98 (diakses pada tanggal 29 Maret 2021)

Velg atau rim sepeda motor

Velg atau roda sepeda motor merupakan komponen terakhir yang mengakomodir seluruh tenaga atau daya yang dihasilkan oleh proses pembakaran pada engine sepeda motor yang dikonversikan menjadi energi mekanik yang ditransmisikan pada roda sehingga roda sepeda motor dapat bergerak.

Sumber: https://www.google.com/amp/s/m.otosia.com

Velg pada sepeda motor bekerja sebagai titik tumpu yang mampu menyangga beban sepeda motor dan beban pengendara itu sendiri. Kerusakan atau gangguan yang terjadi pada velg tentunya akan menyebabkan ketidaknyamanan dan mengancam keselamatan sehingga perlu dilakukan servis atau perawatan berkala pada velg tersebut.

Kerusakan pada velg dipengaruhi oleh kondisi jalan yang tidak merata atau rusak oleh kondisi jalan yang tidak merata dan berlubang, takanan angin pada ban kendaraan yang kurang, beban berlebihan yang ditumpu velg dan kecepatan kendaraan yang berlebihan.

Kerusakan-kerusakan pada velg tersebut disebabkan oleh terjadinya deformatif atau perubahan mekanis yang menyebabkan perubahan bentuk atau dimensi velg menjadi tidak presisi seperti bentuknya yang semula.

Langkah perawatan pada velg tersebut dapat dilakukan dengan memeriksa kondisi velg. Jika terjadi kerusakan maka dapat dilakukan proses perbaikannya.

Kerusakan yang sering terjadi adalah kebengkokan pada velg yang menyebabkan bentuknya menjadi tidak simetris. Untuk memperbaikinya dapat dengan mengembalikan bentuknya seperti semula dengan proses press atau pengetokan secara manual.

Pengetokan secara manual harus dilakukan secara cermat dan teliti sehingga velg harus dipanaskan terlebih dahulu supaya mudah dibentuk diluruskan kembali secara bertahap untuk menjadi velg agar tidak pecah.

Penyetelan jari-jari dengan menyamakan tingkat ketegangan dan kelurusan masing-masing jari-jari sehingga perputaran roda atau velg menjadi stabil.

Pemasangan jari-jari pada velg harus diperhatikan dengan seksama panjang jari-jarinya. Pada bagian dalam panjang jari-jarinya lebih pendek dibandingkan dengan panjang jari-jarinya pada bagian luar.

Jumlah kesemua jari-jarinya ada 36 batang. 36 batang tersebut harus terpasang sempurna sesuai dengan perbedaan ukuran pada jari-jari tersebut.

Langkah terakhir adalah penyetelan velg sesuai dengan standarnya. Jari-jari tersebut diatur secara menyilang sehingga dapat menjaga velg tidak mudah bengkok, jari-jarinya tersusun rapi dan berstruktur kuat sehingga menjadi aman dan nyaman dikendarai.

Untuk artikel-artikel lainya terkait teknik otomotif, klik di sini.

KONTRIBUTOR: Rizki Maulizar (rizkimaulizar23@gmail.com)

By Caesar Wiratama

aeroengineering_services merupakan jasa layanan dibawah CV MARKOM dengan berbagai jenis solusi, mulai dari drafting CAD, pembuatan animasi, simulasi aliran dengan CFD dan simulasi struktur dengan FEA.

Sumber:
Wahyuni, Siti. 2014. Pemeliharaan Sasis Sepeda Motor Untuk SMK/MAK Kelas XII.

Surakarta: Putra Nugraha

https://www.google.com/amp/s/m.otosia.com/amp/berita/biar-tak-awam-jenis-velg- sepeda-motor-pabrikan.html (Diakses pada 29 Januari 2021)

Suspensi sepeda motor

Suspensi sepeda motor merupakan bagian dari chasis yang dipasangkan diantara bagian bodi atau rangka sepeda motor dengan roda-roda yang berfungsi untuk meredam kejutan atau getaran-getaran akibat beban dinamis dan beban statis yang berupa kondisi atau lonjakan jalan dan berat serta beban kendaraan yang menjadi tumpuan.

Sumber: https://m.medcom.id

Suspensi sepeda motor bekerja untuk meredam getaran-getaran atau kejutan- kejutan yang ditimbulkan oleh keadaan jalan, suspensi sepeda motor ini juga berfungsi untuk menopang atau menahan beban kendaraan dan pengendara.

Suspensi dibuat dengan konstruksi dan material yang fleksibel sehingga mampu menyesuaikan dengan pembebanan yang ditumpu sehingga dapat meningkatkan kenyamanan dan stabilitas selama berkendara.

Suspensi bekerja secara fleksibel dengan menangkap getaran atau kejutan yang berasal dari roda akibat atau kondisi permukaan jalan kemudian suspensi melakukan gerakan mengayun untuk mengembalikan kembali getaran tersebut ke roda sehingga tidak menimbulkan getaran atau kejutan pada body atau rangka sepeda motor.

Pada dasarnya sistem suspensi merupakan penggabungan antara pegas dan peredam kejut, hal tersebut berfungsi untuk menstabilkan kembali dengan meredam atau menyerap gerakan ayunan berlebihan pada pegas yang ditimbulkan oleh getaran- getaran permukaan jalan.

Gangguan atau kerusakan-kerusakan yang sering terjadi pada suspensi sepeda motor adalah ketidakstabilan suspensi dalam meredam dan menahan guncangan dan pembebanan akibat suspensi depan atau belakang yang melemah artinya gerakan suspensi untuk menstabilkan terlalu lambat dan adapula suspensi depan atau belakang yang terlalu kaku dan keras sehingga penstabilan menjadi tidak normal sehingga dapat menimbulkan suara atau getaran yang tidak normal pada suspensi.

Suspensi yang melemah baik pada suspensi depan maupun belakang disebabkan oleh pemasangan per atau pegas yang melemah dan pemakaian minyak yang melumasi dan meredam kejutan tidak sesuai dengan kriteria dan standar pemakaiannya sehingga dapat disebabkan pula oleh penggunaan minyak yang berlebihan.

Sedangkan suspensi yang terlalu keras juga disebabkan oleh penggunaan minyak yang tidak tepat untuk meredam kejutan dan berkurangnya minyak yang digunakan akibat kebocoran sehingga kinerja suspensi tidak stabil menjadi keras dan kaku.

Munculnya suara atau getaran yang tidak normal pada suspensi disebabkan oleh kerusakan pada salah satu komponen sistem suspensi baik pada bagian tabung suspensi maupun seal yang terdapat pada pegas untuk menahan atau meredam getaran.

Langkah perbaikan dan perawatan sistem suspensi dapat dilakukan dengan melakukan pemeriksaan terlebih dahulu, periksa setiap detail komponen suspensi apakah mengalami kebocoran atau kerusakan. Jika terjadi kebocoran maka segera lakukan pembongkaran dan ganti oil seal yang telah aus.

Bersihkan minyak pada kedua pipa garpu dan ganti dengan minyak yang baru sesuai spesifikasi yang digunakan. Gunakan dial indicator untuk memeriksa kebengkokan pada pada kedua poros roda depan, roda belakang dan dudukan poros garpu belakang.

Lakukan pembongkaran dan perbaikan sesuai spesifikasi petunjuk servis suspensi yang dilakukan sesuai prosedur. Jangan lakukan pembongkaran dengan cara dipukul dan jangan pula mencuci komponen yang terbuat dari karet atau seal. Lakukan penggantian oli untuk melumasi bagian komponen suspensi sesuai standar pembongkaran dengan menggunakan peralatan dan perlengkapan yang sesuai untuk pembongkaran dan perbaikan suspensi.

Setiap komponen pada suspensi yang mengalami kerusakan, keausan dan pembengkokan maka harus dilakukan perbaikan yang sesuai standar servis atau perawatan berkala untuk suspensi.

Untuk artikel-artikel lainya terkait teknik otomotif, klik di sini.

KONTRIBUTOR: Rizki Maulizar (rizkimaulizar23@gmail.com)

By Caesar Wiratama

aeroengineering_services merupakan jasa layanan dibawah CV MARKOM dengan berbagai jenis solusi, mulai dari drafting CAD, pembuatan animasi, simulasi aliran dengan CFD dan simulasi struktur dengan FEA.

Sumber:
Wahyuni, Siti. 2014. Pemeliharaan Sasis Sepeda Motor Untuk SMK/MAK Kelas XII.

Surakarta: Putra Nugraha
Wahyuni, Siti. 2014. Pemeliharaan Sasis Sepeda Motor Untuk SMK/MAK Kelas XI.

Surakarta: Putra Nugraha

https://m.medcom.id/amp/zNPdjRgN-ini-musuh-bersama-rantai-dan-suspensi-sepeda-motor (Diakses pada 29 Januari 2021)

Pompa oli sepeda motor

Pompa oli sepeda motor berfungsi untuk memberi tekanan dan mendistribusikan atau mensirkulasikan oli keseluruhan komponen-komponen mesin sepeda motor. Oli disirkulasikan secara merata dengan debit yang telah ditetapkan sesuai standar untuk melumasi komponen-komponen mesin sehingga mampu bergerak dinamis tanpa terjadinya gesekan dan hambatan.

Sumber: https://bacabrosur.blogspot.com

Oli bekerja untuk melumasi dan melindungi komponen mesin dari keausan akibat pergerakan komponen-komponen bergesekan yang secara kontinu lama- kelamaan akan menimbulkan keausan, meredam panas dan getaran yang timbul dan dapat merusak fungsi kerja komponen mesin sepeda motor.

Salah satu komponen yang harus diperhatikan kebersihannya adalah filter oli. Filter oli yang tidak pernah diganti atau tidak bersih dapat menyebabkan masuknya zat kontaminasi yang bercampur dengan oli yang nantinya akan menghilangkan efektivitas kinerja daripada oli tersebut sehingga secara kontinu akan menyebabkan kerusakan pada pompa oli.

Oleh karena itu perawatan pada pompa oli dilakukan dengan mengecek dan membersihkan serta mengganti filter oli tersebut jika telah mengalami kerusakan. Pengecekan selanjutnya dilakukan pada komponen-komponen gear pompa oli. Jika gear mengalami keausan maka harus diganti dengan komponen gear lain sehingga efektivitas kinerja pompa dapat berfungsi maksimal kembali.

Selain keausan pada komponen gear, pompa oli juga dapatmengalami penyumbatan atau oli tidak dapat mengalir pada selang salurannya. Hal itu disebabkan oleh masuknya udara melalui selang yang mengakibatkan oli tidak dapat mengalir dengan lancar. Oleh karena itu pada saat pembersihan atau pengecekan, jangan gunakan udara bertekanan untuk membersihkan selang pompa oli.

Pengecekan pompa oli untuk mengetahui apakah mengalami kerusakan atau masih bekerja dengan normal dapat dilakukan dengan melakukan pembongkaran dan periksa lubang kecil pada saluran oli, jika olinya tidak mampu mengalir keluar dari saluran tersebut maka dapat dipastikan pompa oli tersebut mengalami kerusakan sehingga oli tidak dapat mengalir ke bagian silinder head.

Pompa oli merupakan komponen yang sangat penting sebagai sumber pengontrolan oli keseluruhan bagian-bagian mesin lainnya. Ibarat darah dalam tubuh yang harus disuplai keseluruhan organ tubuh lainnya, maka begitu pula sepeda motor.

Jika pompa oli tidak bekerja normal atau mengalami kerusakan, otomatis seluruh komponen mesin akan bekerja tanpa adanya suplai dan pelumasan sehingga mengakibatkan keausan, kelebihan panas atau overhaul akibat komponen yang saling bergesekan. Dan lebih parahnya lagi seluruh komponen dapat mengalami kerusakan fatal dan mesin mati total.

Oleh karena itu lakukan perawatan dengan membersihkan pompa oli dari zat- zat pengotor yang menutupi atau menyumbat saluran mengalirnya oli ke komponen lainnya.

Untuk artikel-artikel lainya terkait motor bakar, klik di sini.

KONTRIBUTOR: Rizki Maulizar (rizkimaulizar23@gmail.com)

By Caesar Wiratama

aeroengineering_services merupakan jasa layanan dibawah CV MARKOM dengan berbagai jenis solusi, mulai dari drafting CAD, pembuatan animasi, simulasi aliran dengan CFD dan simulasi struktur dengan FEA.

Sumber: https://bacabrosur.blogspot.com/2018/08/fungsi-pompa-oli-komponen-dan-cara- kerjanya.html?m=1 (Diakses pada 25 Januari 2021)

Kopling sepeda motor

Kopling merupakan alat penerus daya yang bekerja untuk memindahkan tenaga dari mesin ke roda sepeda motor sehingga sepeda motor dapat bergerak. Kopling meneruskan tenaga dari perputaran poros engkol ke transmisi dan melepaskan hubungan antara poros engkol dan transmisi melalui proses pemindahan gigi.

Sumber: www.semisena.com

Transmisi akan mengubah atau mengkonversi kecepatan perputaran poros dari kecepatan putar yang tinggi menuju kecepatan putar yang lebih rendah dan lebih bertenaga atau sebaliknya.

Dikutip dari laman daya auto.co.id kopling terdiri dari tiga jenis yang secara umum digunakan pada sepeda motor yaitu kopling manual, kopling sentrifugal dan kopling ganda.

Namun pada kendaraan sepeda motor biasanyaenggunakan kopling tipe plat yaitu kopling plat basah dan kopling plat kering. Kopling plat basah seluruh komponen akan dilumasi dan direndam oli sedangkan kopling plat kering tidak dilumasi oli. Oleh sebab itu oli yang digunakan pada kedua kopling ini juga berbeda sesuai standar JASO yang digunakan untuk kopling basah dan kering. Dikutip dari laman kompas.com JASO MA untuk kopling kering biasanya digunakan pada sepeda motor bebek sedangkan JASO MB untuk kopling basah biasanya pada sepeda motor matic.

Tune up atau perawatan berkala pada komponen-komponen mesin kopling dapat dilakukan dengan memeriksa penggantian oli. Hal ini penting dilakukan karena kopling tersusun dari komponen-komponen yang berputar pada poros akan saling bergesekan. Oli melumasi seluruh komponen tersebut untuk mencegah benturan dan gesekan yang akan menyebabkan gangguan dan kerusakan pada komponen kopling tersebut.

Setelah dilakukan ganti oli, selanjutnya lakukan pemeriksaan pada kanvas kopling. Cek apakah kanvas kopling sudah habis atau sudah menipis maka harus diganti dengan kopling kopling yang baru.

Di kutip dari laman kompas.com, kanvas kopling yang menipis akan menyebabkan oli mesin menjadi hitam pekat disebabkan banyak serpihan-serpihan dan kotoran-kotoran yang menumpuk dan bercampur dengan oli sehingga menjadi cepat kotor.

Menipisnya kanvas kopling juga menyebabkan tarikan awal motor tidak responsif artinya tenaga tidak dapat tersalurkan dengan baik sehingga membutuhkan tenaga putar atau rpm yang lebih besar untuk menjalankan sepeda motor sehingga akan terasa berat ketika tuas kopling ditarik.

Langkah selanjutnya bersihkan kabel kopling, biasanya kabel kopling akan kotor akibat serpihan kerak-kerak dan kotoran yang menempel dan menumpuk pada kabel kopling tersebut. Maka gunakan cairan pelumas anti karat untuk membersihkan dan meminimalisir menumpuknya karat pada kabel kopling.

Tarik handling kopling untuk mengecek tarikan kopling apakah sudah berubah entek atau masih terasa berat. Jika masih berat maka tambahkan lagi cairan pembersih tersebut dan periksa kembali beberapa kali handling kopling tersebut.

Dan terakhir selalu perhatikan kualitas bahan bakar yang digunakan, hal ini juga penting untuk menjaga kehalusan dan kualitas tenaga yang dihasilkan dari proses pembakaran. Pembakaran yang sempurna akan berdampak pada tenaga yang diteruskan melalui kopling tersebut dan sebaliknya pembakaran yang buruk atau tidak sempurna akan berdampak buruk pula pada kinerja kopling.

Untuk artikel-artikel lainya terkait motor bakar, klik di sini.

KONTRIBUTOR: Rizki Maulizar (rizkimaulizar23@gmail.com)

By Caesar Wiratama

aeroengineering_services merupakan jasa layanan dibawah CV MARKOM dengan berbagai jenis solusi, mulai dari drafting CAD, pembuatan animasi, simulasi aliran dengan CFD dan simulasi struktur dengan FEA.

Sumber:

https://www.google.com/amp/s/amp.kompas.com/otomotif/read/2020/02/11/18240 0415/ciri-kampas-kopling-motor-manual-mulai-habis (Diakses pada 5 Janauari 2021)

https://www.semisena.com/7152/sepeda-motor-alami-selip-kopling-kenapa-ya.html (Diakses pada 5 Januari 2021)

https://www.wahanahonda.com/blog/4-cara-merawat-motor-kopling-agar-tetap- awet (Diakses pada 5 Januari 2021)

Oli sepeda motor

Pada dasarnya setiap komponen dan engine sepeda motor dalam waktu dan pemakaian tertentu akan mengalami perubahan atau penurunan efektifitas fungsi dan kinerja sebagaimana pada kondisi standarnya sehingga perlu dilakukan tune up.

Tune up sepeda motor adalah service atau perawatan berkala yang dilakukan untuk menstandarkan kembali komponen-komponen sepeda motor sehingga dapat berfungsi secara optimal kembali.

Tune up sepeda motor terdiri dari service engine, chasis dan kelistrikan. Tiga bagian ini merupakan prosedur penting dalam perawatan tune up sepeda motor.

Sumber gambar: m.kumparan.com

Langkah pertama untuk melakukan tune up engine sepeda motor adalah pemeriksaan oli. Oli berfungsi untuk melumasi dan mendinginkan komponen- komponen mesin sehingga dapat bergerak tanpa adanya gangguan panas dan gesekan.

Oli sepeda motor memiliki kekentalan tertentu dalam SAE (Society of Automotive Engineers) sesuai spesifikasi sepeda motor tersebut. Namun perlu diperhatikan jika viskositas atau kekentalan dari oli tersebut menurun, jumlah olinya berkurang, warnanya berubah drastis pada jangka pemakaian dua bulan dan mencapai jarak tertentu dalam km maka perlu dilakukan ganti oli pada sepeda motor tersebut.

Pemeriksaan oli pada sepeda motor dapat dilakukan dengan menggunakan stick oli. Pada pemeriksaan, jumlah oli yang berada dalam tangki oli harus berada antara tanda batas atas dan tanda batas bawah stick oli.

Dikutip dari laman kompas.com standar penggantian oli adalah setiap 2.000 km/2 bulan untuk sepeda motor sistem karburator dan 4.000 km/ 4 bulan untuk sepeda motor sistem injeksi.

Oli bekerja melumasi setiap komponen-komponen mesin dan komponen- komponen transmisi yang bergerak secara kontinu untuk menghasilkan tenaga dan daya mekanik sepeda motor. Dalam hal ini untuk sepeda motor tipe matic dikenal dengan dua istilah yaitu oli mesin dan oli gardan atau oli gear.

Pada sepeda motor matic, oli mesin hanya akan melumasi komponen mesinnya saja, sedangkan pada motor manual yang menggunakan engine 4 tak, oli mesin ini berfungsi ganda dengan bekerja melumasi komponen mesin dan sistem transmisinya sehingga pada sepeda motor jenis ini tidak menggunakan oli gardan.

Oli gardan hanya digunakan untuk sepeda motor matic, oli gardan ini bekerja untuk melumasi seluruh bagian gardan sepeda motor. Dikutip dari laman Teknik- Otomotif.com, penggantian oli gardan dilakukan setiap 15.000 km atau sekitar 1 tahun.

Sesuai dengan standar penggantiannya, oli harus diganti bila sudah mencapai waktu dan jarak tempuh sepeda motor tersebut walaupun dalam suatu kasus sepeda motor yang belum mencapai jarak tempuh standar dan jarang digunakan tetapi sudah mencapai tempo waktu standarnya maka tetap harus diganti olinya.

Untuk artikel-artikel lainya terkait motor bakar, klik di sini.

KONTRIBUTOR: Rizki Maulizar (rizkimaulizar23@gmail.com)

By Caesar Wiratama

aeroengineering_services merupakan jasa layanan dibawah CV MARKOM dengan berbagai jenis solusi, mulai dari drafting CAD, pembuatan animasi, simulasi aliran dengan CFD dan simulasi struktur dengan FEA.

Sumber:

https://www.teknik-otomotif.com/2016/09/perbedaan-antara-oli-mesin-dan- oli.html?m=1#:~:text=Oli%20gardan%20atau%20oli%20gear,lebih%20kental%20dari% 20oli%20mesin (Diakses pada 3 Januari 2021)

https://www.google.com/amp/s/amp.kompas.com/otomotif/read/2020/01/30/08120 0715/waktu-ganti-oli-yang-tepat-untuk-motor-yang-jarang-dipakai (Diakses pada 3 Januari 2021)

https://www.google.com/amp/s/m.kumparan.com/amp/kumparanoto/ganti-oli- motor-sebaiknya-perhatikan-engine-hour-1qxNgp0QLsa (Diakses pada 3 Januari 2021)