Cincin Torak ( Ring Piston)

Blok Silinder (Cylinder Block)

Setiap komponen-komponen mesin sepeda motor memiliki fungsi dan kinerja yang sangat penting. Sama halnya dengan kepala silinder, komponen ini juga merupakan komponen utama yang sangat penting.

Blok silinder merupakan komponen yang terpasang pada kepala silinder sebagai penutupnya. Blok silinder ini bersifat statis, artinya komponen blok silinder ini tidak bergerak dan berfungsi sebagai tempat atau ruang bergeraknya torak atau piston.

Piston bekerja dan bergerak secara translasi dalam blok silinder dari titik mati atas atau bagian atas blok silinder dan menuju titik mati bawah yaitu bagian bawah blok silinder dengan tahapan siklus langkah kerja masing-masing.

Konstruksi blok silinder atau blok mesin terdiri dari lubang atau ruang yang merupakan tempat piston bekerja. Blok silinder juga tersusun atas lubang-lubang

kecil dan sirip-sirip pada kedua sisi dindingnya yang berfungsi sebagai tempat mengalirnya cairan coolant untuk memperoleh sistem pendinginan yang merata.

Sama halnya dengan kepala silinder, blok silinder juga terbuat dari material yang tahan temperatur dan tekanan tinggi, tahan aus dan mampu melakukan proses pendinginan kembali melalui sistem pendingin.

Sistem engine motor terdiri dari 4 tak dan 2 tak. Pada motor 2 tak blok silinder terdiri atas lubang-lubang pada bagian dalam dinding silinder. Sedangkan pada motor 4 tak tidak terdapat lubang-lubang apapun dibagikan dalam silindernya.

Beberapa kerusakan yang sering didiagnosis pada blok silinder diantaranya adalah kebocoran sambungan pada rumah transmisi dengan blok silinder, kebocoran sambungan paking blok silinder dengan kepala silinder, keretakan blok silinder dan keausan silinder.

Selain beberapa diagnosa kerusakan diatas, kerusakan yang sering terjadi pada blok silinder adalah blok silinder yang aus, tergores dinding-dinding silindernya dan lubang-lubang silinder membesar sehingga hal tersebut dapat menimbulkan pula efek kerusakan pada piston yang bekerja dengan temperatur dan tekanan yang tinggi.

Blok silinder berfungsi sebagai dudukan kepala silinder, dimana kepala silinder dihubungkan dengan blok silinder dengan baut-baut sebagai penutup blok silinder, blok silinder juga berfungsi sebagai dudukan silinder, dimana silinder ini merupakan ruang atau tempat piston atau saher bekerja yang disebut juga sebagai ruang pembakaran.

Komponen-komponen yang berada pada blok silinder diantaranya torak atau piston, batang piston, pin piston dan ring piston.

Untuk artikel-artikel lainya terkait motor bakar, klik di sini.

By Caesar Wiratama

aeroengineering.co.id merupakan jasa layanan dibawah CV MARKOM dengan berbagai jenis solusi, mulai dari drafting CAD, pembuatan animasi, simulasi aliran dengan CFD dan simulasi struktur dengan FEA. Pelajari selengkapnya di sini.

KONTRIBUTOR: Rizki Maulizar (rizkimaulizar23@gmail.com)

Sumber gambar: https://www.autoexpose.org/2018/08/blok-silinder.html?m=1 (Diakses pada 9 Agustus 2020)

Batang Pendorong (PUSH ROD) Pada Komponen Mesin Sepeda Motor

Push rod atau biasa disebut batang pendorong merupakan komponen mesin sepeda motor yang berfungsi untuk meneruskan gerakan valve lifter yang dipindahkan ke rocker arm atau tuas katup.

Valve lifter atau biasa disebut pengangkat katup merupakan sebuah komponen yang menghubungkan gerakan putar pada camshaft kemudian diteruskan kepada rocker arm.

Rocker arm atau biasa disebut pelatuk klep adalah sebuah komponen yang berfungsi untuk menggerakkan dan mengatur buka tutupnya klep. Rocker arm terhubung dengan camshaft dan valve atau pengatur naik turunnya gerakan buka tutupnya klep.

Klep adalah sebuah komponen sepeda motor yang sangat penting dalam siklus kerja mesin sepeda motor. Klep ini terpasang pada kepala silinder yang berfungsi untuk mengatur masuknya campuran udara dan bahan bakar dan mengatur keluarnya gas-gas sisa pembakaran.

Pada sepeda motor dengan sistem 4 tak menggunakan komponen klep ini, sedangkan pada sepeda motor 2 tak tidak menggunakan komponen klep.

Mekanisme kerja dari batang pendorong atau batang penekan ini adalah meneruskan gerakan dari camshaft berupa gerakan putar yang diteruskan menjadi gerakan translasi yaitu berupa gerakan naik turunnya batang pendorong atau batang penekan.

Kemudian batang pendorong atau batang penekan ini meneruskan gerakan camshaft kepada rocker arm untuk menggerakkan sistem buka tutup katup atau klep.

Pada dasarnya komponen-komponen mesin sepeda motor ini saling terhubung untuk menggerakkan satu sama lain antara satu komponen yang satu dengan komponen yang yang lain.

Pada intinya semua komponen-komponen mesin sepeda motor harus bekerja bersama-sama untuk mencapai hasil yang optimum dengan tujuan utama adalah untuk menggerakkan sepeda motor.

Komponen batang pendorong atau batang penekan ini dibuat dengan material yang memiliki sifat-sifat material yang mampu bekerja dan bertahan pada kondisi dan temperatur mesin sepeda motor. Proses fabrikasi dan proses manufaktur dilakukan sesuai dengan standar produksi dengan proses yang presisi dan proses uji kelayakan yang sesuai standar uji.

Untuk artikel-artikel lainya terkait motor bakar, klik di sini.

By Caesar Wiratama

aeroengineering.co.id merupakan jasa layanan dibawah CV MARKOM dengan berbagai jenis solusi, mulai dari drafting CAD, pembuatan animasi, simulasi aliran dengan CFD dan simulasi struktur dengan FEA. Pelajari selengkapnya di sini.

KONTRIBUTOR: Rizki Maulizar (rizkimaulizar23@gmail.com)

Sumber gambar: https://www.google.com/amp/s/alphaa83.wordpress.com/2018/12/25/kelebihan- dan-kekurangan-mesin-ohv-sohc-dohc/amp/ ( Diakses pada 16 September 2020)

Bak Engkol Mesin Sepeda Motor (Crankcase)

mesin pengering tepung (ROTARY DRYER)

Secara tradisional proses pengeringan tepung dilakukan dengan memanfaatkan energi panas dari energi matahari. Proses ini membutuhkan waktu selama beberapa hari. Tanpa pengeringan yang tepat, tepung akan mengalami pembusukan bakteri akibat kadar air yang masih tersisa.

Ada beberapa spesifikasi dan jenis mesin pengering yang digunakan salah satunya mesin rotary dryer.

Rotary dryer adalah alat pengering yang berfungsi mengurangi kadar dari bahan padat berupa serbuk dan tepung.

https://tokomesinmakassar .co.id

Alat ini dirancang berbentuk silinder yang dipasang pada penyangga dengan sudut dan kemiringan tertentu.

Rotary dryer berputar dengan kecepatan tertentu dalam rpm yang berfungsi untuk mensirkulasikan panas secara seragam pada serbuk dan tepung.

Ilustrasi rotary dryer

Silinder berputar pada kemiringan tertentu, serbuk dan tepung bergerak dengan sendirinya menuju bagian output sehingga otomatis tanpa harus menggunakan tenaga manual.

Komponen-komponen utama mesin rotary dryer adalah motor penggerak, blower, pemanas (heater), silinder rotary dryer, penyangga dan alat transmisi.

Udara panas dengan temperatur dan mass flow rate tertentu yang dihasilkan melalui proses gasifier atau heater (alat pemanas), disirkulasikan secara seragam menggunakan blower.

Motor penggerak berfungsi memberikan gaya gerak pada alat transimisi sehingga poros pemutar silinder dapat berputar dengan kecepatan tertentu sesuai spesifikasi mesin.

Output yang dihasilkan berupa bahan atau serbuk tepung yang kering dan uap udara basah dari proses perpindahan panas secara konveksi antara panas dan kadar air pada bahan makanan yang dikeringkan.

aeroengineering.co.id merupakan jasa layanan dibawah CV MARKOM dengan berbagai jenis solusi, mulai dari drafting CAD, pembuatan animasi, simulasi aliran dengan CFD dan simulasi struktur dengan FEA. Pelajari selengkapnya di sini.

Kontributor: Rizki Maulizar

Email: rizkimaulizar23@gmail.com

Sumber: https://tokomesinmakassar.co.id/blog/pemanfaatan-mesin-pengering-tepung- untuk-mempermudah-proses-pengeringan-tepung/ (Diakses pada 11 Juli 2020)

tray dryer (alat pengering)

Tray dryer merupakan alat pengering buatan yang digunakan untuk mengeringkan beberapa jenis buah-buahan dan makanan.

Proses pengeringan ini bertujuan untuk mengurangi kadar air yang terkandung dalam buah-buahan dan makanan sehingga menghambat proses pembusukan.

Tray dryer tersusun atas rak-rak bertingkat yang bersirkulasi panas dan udara melalui blower. Udara panas yang masuk dihembuskan secara zig-zag dan seragam ke segala arah menggunakan blower.

Energi panas berasal dari panas pembakaran yang dilakukan secara manual atau menggunakan energi listrik yang dikonversikan menjadi energi panas.

Komponen-komponen tray dryer terdiri ventilasi masuknya udara, rak bertingkat yang berlubang-lubang dengan ukuran yang disesuaikan dengan bentuk buah dan makanan yang dikeringkan, corong dan ventilasi keluarnya udara basah.

Ilustrasi mesin pengering

Kandungan air pada makanan atau buah bersirkulasi dengan udara panas dikonversikan menjadi uap air atau udara basah dan bergerak keluar melalui corong atau ventilasi keluarnya udara basah.

Aliran udara masuk dengan mass flow rate dalam kg/s dan kecepatan udara yang mengalir melalui dinding-dinding dan sekat-sekat yang berfungsi untuk menyeragamkan panas, agar setiap bagian makanan dan buah-buahan terdistribusi panas dengan merata.

Panas yang bersirkulasi dengan udara diatur dengan temperatur tertentu dalam °C yang sesuai dengan kadar air dan tingkat pengeringan yang dibutuhkan.

Alat pengering (tray dryer) dirancang dengan struktur dan rangka yang efisien, sederhana dan minimalis dilapisi dengan material atau plat yang tahan dengan temperatur tinggi dan tidak mengandung zat yang dapat terkontaminasi dengan buah atau makanan yang dikeringkan.

Perhitungan efisiensi dan energi termal yang dihasilkan, dilakukan pengujian yang tepat untuk mengetahui keberhasilan dari udara panas dengan bahan yang dikeringkan dengan hasil yang optimal.

Dalam merancang peralatan-peralatan proses seperti dryer ini, metode yang paling sering digunakan adalah menggunakan Computational Fluid Dynamics (CFD), seperti misalkan software Cradle CFD dari Hexagon. Simak selengkapnya pada video di bawah ini:

Untuk artikel-artikel lainya terkait mesin pengolahan pangan dan pertanian, klik di sini.

By Caesar Wiratama

aeroengineering.co.id merupakan jasa layanan dibawah CV MARKOM dengan berbagai jenis solusi, mulai dari drafting CAD, pembuatan animasi, simulasi aliran dengan CFD dan simulasi struktur dengan FEA. Pelajari selengkapnya di sini.

Kontributor: Rizki Maulizar

Email: rizkimaulizar23@gmail.com

Sumber Gambar: https://autogarment.com/air-tray-dryer-unit/amp/ (Diakses pada 11 Juli 2020)

mesin spinner (ALAt peniris minyak)

Pada industri pengolahan makanan seperti aneka jenis kerupuk, aneka kacang goreng dan aneka makanan yang dikemas lainnya, keawetan dan daya tahan produk makanan tersebut tentu harus sangat diperhatikan dengan baik.

Salah satu penyebab aneka makanan tidak tahan lama dan cepat kadaluarsa adalah kadar minyak masih yang terkandung pada aneka makanan tersebut.

Penirisan minyak yang dilakukan secara manual tentu tidak efektif untuk produksi aneka makanan dalam jumlah besar pada skala industri.

Untuk itu diperlukan suatu alat atau mesin yang dapat meniriskan dan mengurangi kadar minyak yang masih terkandung pada aneka makanan tersebut. Mesin yang digunakan adalah mesin spinner.

ilustrasi mesin peniris minyak

Cara kerja mesin spinner

Komponen-komponen mesin spinner terdiri dari motor penggerak, poros pemutar, alat transmisi V-belt, keranjang yang didesain berlubang untuk meniriskan minyak dan tabung bagian luar sebagai penampung minyak.

Energi mekanik yang dihasilkan motor penggerak (motor listrik) ditransmisikan melalui V-belt (sabuk-V) memutar poros dan keranjang yang berlubang dengan kecepatan tinggi dalam rpm.

Makanan (objek yang dikeringkan) berada dalam keranjang berlubang yang berputar dengan kecepatan tinggi untuk meniriskan dan mengurangi kandungan minyak sehingga tidak ada atau hanya sedikit minyak yang masih tersisa pada makanan tersebut.

Lubang-lubang pada keranjang didesain sedemikian rupa dengan ukuran yang telah disesuaikan dengan tujuan untuk membuang dan meniriskan minyak. Sedangkan tabung pada bagian luar berfungsi menampung sisa-sisa minyak dari makanan.

Proses perancangan dan pembuatan mesin spinner

Keranjang dan tabung bagian luar spinner dirancang dengan menggunakan material yang ringan dan fleksibel, aman terhadap makanan serta tahan pada putaran yang tinggi.

Komponen-komponen dirancang, dibuat dan dirakit sesuai spesifikasi dan dimensi mesin serta diuji sesuai standar pengujian yang tepat.

Untuk artikel-artikel lainya terkait mesin pengolahan pangan dan pertanian, klik di sini.

By Caesar Wiratama

aeroengineering.co.id merupakan jasa layanan dibawah CV MARKOM dengan berbagai jenis solusi, mulai dari drafting CAD, pembuatan animasi, simulasi aliran dengan CFD dan simulasi struktur dengan FEA. Pelajari selengkapnya di sini.

Kontributor: Rizki Maulizar

Email: rizkimaulizar23@gmail.com

Sumber Gambar: https://www.google.com/amp/s/wirapax.com/mesin-spinner-jagonya-pengering- makanan-berminyak/amp/ (Diakses pada 11 Juli 2020)

mesin pengupas kulit pinang

Pinang atau areca catechu adalah salah satu tanaman dengan komoditas ekonomi yang tinggi sehingga telah banyak dibudidayakan dan didistribusikan dalam bentuk biji yang telah dikeringkan untuk kemudian diolah dan diproduksi menjadi berbagai produk yang bermanfaat.

Pemisahan kulit dan biji pinang dalam jumlah banyak tentunya membutuhkan waktu dan tenaga yang besar sehingga tidak efisien jika dilakukan secara manual. Untuk itu dibutuhkan suatu mesin yang dapat mengupas kulit pinang serta menghasilkan bentuk biji yang masih utuh dan tidak pecah.

Prinsip kerja mesin pengupas kulit pinang

Komponen-komponen utama mesin pengupas kulit pinang terdiri dari hopper, pemisah kulit dan biji pinang, saluran output, motor listrik yang berfungsi sebagai penggerak yang menghubungkan poros atau roller pisau pengupas, sabuk dan puli.

Buah pinang dimasukkan melalui hopper yang berada pada bagian atas mesin, dengan adanya gaya gravitasi buah pinang bergerak dengan sendirinya kebawah untuk selanjutnya diproses menggunakan pisau pengupas yang berputar dengan kecepatan rpm yang telah ditentukan sesuai spesifikasi mesin.

Ilustrasi mesin pengupas kulit pinang

Mesin pengupas kulit pinang ini disusun dengan poros atau roller yang terpasang pisau pengupas yang telah didesain dan diatur jarak potongnya sesuai kebutuhan untuk mengupas dan memisahkan kulit dan biji pinang.

Mesin pengupas kulit pinang terdiri dari dua prospek, yakni mesin pengupas kulit pinang kering dan mesin pengupas kulit pinang basah. Perbedaan keduanya terletak pada jenis mata pisau yang digunakan sesuai dengan struktur kulit pinang tersebut.

Proses perancangan mesin pengupas kulit pinang

Proses perancangan suatu mesin terdiri dari perencanaan peralatan, bahan dan material mesin, perencanaan desain dan gambar kerja mesin, proses pembuatan mesin dan proses perakitan mesin.

Mesin pengupas kulit pinang dirancang dengan memperhitungkan spesifikasi dan dimensi dari masing-masing komponen-komponen utama mesin berdasarkan desain dan gambar kerja mesin yang telah dirancang. Peralatan dan bahan yang diperlukan serta material yang digunakan harus sesuai dengan sifat material seperti ketahanan, daya putar yang diperlukan pada setiap komponen-komponen mesin tersebut.

Proses pembuatan komponen-komponen mesin terdiri dari pembuatan rangka, pembuatan poros dan pisau pengupas, pemisah kulit dan biji pinang, pembuatan hopper, saluran output dan penutup rangka mesin.

Proses perakitan mesin dilakukan dengan memasang setiap komponen-komponen mesin yang telah dibuat berupa pemasangan poros dan pisau pengupas, saluran pemisah kulit dan biji pinang, pemasangan sabuk pada puli, memasang penutup atau casing pada rangka mesin bagian luar, pasang motor listrik sebagai penggerak mesin dan terakhir mesin siap diuji dan layak diproduksi serta dipasarkan kepada khalayak ramai.

Untuk artikel-artikel lainya terkait mesin pengolahan pangan dan pertanian, klik di sini.

By Caesar Wiratama

aeroengineering.co.id merupakan jasa layanan dibawah CV MARKOM dengan berbagai jenis solusi, mulai dari drafting CAD, pembuatan animasi, simulasi aliran dengan CFD dan simulasi struktur dengan FEA. Pelajari selengkapnya di sini.

Kontributor: Rizki Maulizar

Email: rizkimaulizar23@gmail.com

mesin pengupas kelapa

Kelapa adalah tanaman hasil perkebunan yang multifungsi dimana semua bagian dari buah kelapa dapat dimanfaatkan dan diolah menjadi produk dengan nilai jual yang tinggi.

Langkah awal dalam proses pengolahan kelapa adalah pengupasan atau pemisahan kulit kelapa dan tempurung kelapa. Untuk skala kecil proses pengupasan biasanya dilakukan secara manual dengan menggunakan parang dan peralatan manual lainnya, proses tersebut membutuhkan waktu yang lama mengingat struktur kulitnya yang keras.

Namun untuk kebutuhan skala besar atau skala industri, proses pengupasan dan proses pemotongan sangat tidak efisien dan tidak akan terorganisir dengan baik semua proses kerja tersebut sehingga dibutuhkan mesin yang dapat mengerjakan setiap proses-proses tersebut.

ilustrasi mesin pengupas kelapa

Proses Kerja Mesin Pengupas Kelapa

Secara teknis, proses kerja mesin pengupas kelapa sama dengan mesin pengupas lainnya, yaitu motor penggerak meneruskan daya melalui alat transmisi untuk menggerakkan roller atau poros pemutar yang terpasang mata pisau pengupas.

Motor penggerak yang digunakan biasanya motor bensin, motor diesel dan motor listrik.

Motor bensin adalah motor yang pembakarannya terjadi akibat percikan api pada udara dan bahan bakar bensin secara bersamaan.

Motor diesel adalah motor yang pembakarannya terjadi akibat kompresi dan injeksi bahan bakar solar.

Motor listrik adalah motor yang mengubah energi listrik menjadi energi mekanik.

Daya didistribusikan menggunakan transmisi sabuk (V-Belt) dan puli menggerakkan poros pemutar pisau pengupas. Pada dudukan kelapa dipasang ulir pengunci supaya kelapa tidak terpental saat proses pengupasan dan pemotongan dilakukan.

Ada beberapa mesin yang digunakan dalam pemanfaatan pengolahan kelapa yaitu mesin pengupas serabut kelapa, mesin pemotong kelapa muda, mesin pengupas atau pemotong tempurung kelapa.

Pada pengolahan serabut kelapa ada beberapa mesin yang digunakan yaitu mesin pemintal serat serabut kelapa dan beberapa mesin lainnya dengan proses kerja mesin yang sama namun spesifikasi dan dimensi mesin yang berbeda serta penggunaan penggerak dan pisau atau pemotong yang digunakan berbeda sesuai proses yang dikerjakan.

Proses perancangan dan pembuatan mesin pengupas kelapa

Teknologi digital dan manufaktur yang berkembang pesat semakin memudahkan dalam mendesain sketsa dan merancang gambar kerja, spesifikasi dan dimensi yang dibutuhkan mesin agar dapat berfungsi optimal. Merangcang dan mensimulasikan secara virtual dapat meminimalisir kesalahan atau cacat produksi pada mesin.

Menganalisis kebutuhan peralatan dan bahan yang memiliki sifat-sifat material dan sifat- sifat mekanik yang sesuai dengan struktur rangka dan kinerja pada mesin yang sedang dirancang.

Proses pembuatan rangka dan komponen-komponen pada mesin dilanjutkan dengan perakitan setiap komponen-komponen mesin pengupas kelapa dan lakukan proses pengujian dan perbaikan jika terdapatnya beberapa kesalahan dalam proses manufaktur.

Untuk artikel-artikel lainya terkait mesin pengolahan pangan dan pertanian, klik di sini.

By Caesar Wiratama

aeroengineering.co.id merupakan jasa layanan dibawah CV MARKOM dengan berbagai jenis solusi, mulai dari drafting CAD, pembuatan animasi, simulasi aliran dengan CFD dan simulasi struktur dengan FEA. Pelajari selengkapnya di sini.

Kontributor: Rizki Maulizar

Email: rizkimaulizar23@gmail.com

Sumber Gambar: http://madani-shop.blogspot.com/2019/03/mesin-pengupas-serabut- kelapa.html?m=1 (Diakses 11Juli 2020)

mesin pemotong padi

Indonesia adalah negara agraris yang memiliki lahan persawahan yang sangat luas. Padi merupakan tanaman dengan proses tanam dan pemanenan yang dilakukan secara serentak.

Di beberapa daerah, proses panen dilakukan secara tradisional dengan menggunakan alat manual seperti sabit.

Dengan lahan yang luas dan proses panen yang harus dilakukan dengan cepat. Maka dibutuhkan tenaga yang lebih besar dan biaya operasional yang tinggi sehingga jika diperhitungkan pendapatan petani per panen hanya cukup untuk biaya operasionalnya tanpa keuntungan yang diperoleh.

Mesin pemotong padi bekerja secara efisien, mempercepat proses panen serta mengurangi biaya operasional serta meningkatkan pendapatan per panen.

Ilustrasi mesin pemotong padi

Cara kerja mesin pemotong padi

Secara teknis, proses kerja mesin pemotongan padi dilakukan oleh mata pisau pemotong yang berotasi dengan kecepatan putar yang telah ditentukan pada mesin tersebut.

Seiring perkembangan teknologi, mesin pemotong padi berinovasi lebih lengkap dan lebih fleksibel dengan menggabungkan (combine) mesin pemotong dan perontok padi sekaligus.

Sistem penggerak yang digunakan berbeda-beda pada setiap mesin seiring perubahan dan inovasi yang terus dilakukan, yaitu tenaga engine dalam horse power, sistem dorong dan sistem kemudi.

Energi mekanik yang dihasilkan engine diteruskan oleh alat transmisi sehingga mengubah gerak roller dan mata pisau pemotong menjadi kecepatan putar dengan rpm tertentu sesuai standar perancangan yang telah ditentukan.

Setiap mesin memiliki konstruksi, spesifikasi dan dimensi yang berbeda-beda sesuai dengan fungsi, penggunaan dan inovasi pada alat dan mesin tersebut.

Mesin pemotong padi combine menggabungkan dua proses kerja yaitu proses pemotongan dan proses perontokan padi. Mesin ini bekerja dengan mengoperasikan mata pisau pada jarak dan kecepatan pemotongan tertentu dan selanjutnya padi hasil pemotongan dirontokkan oleh gigi-gigi yang terpasang pada bagian dalam mesin dan ditampung dalam suatu bak yang berfungsi menampung padi yang telah dirontokkan.

Untuk artikel-artikel lainya terkait mesin pengolahan pangan dan pertanian, klik di sini.

By Caesar Wiratama

aeroengineering.co.id merupakan jasa layanan dibawah CV MARKOM dengan berbagai jenis solusi, mulai dari drafting CAD, pembuatan animasi, simulasi aliran dengan CFD dan simulasi struktur dengan FEA. Pelajari selengkapnya di sini.

Kontributor: Rizki Maulizar

Email: rizkimaulizar23@gmail.com

Sumber Gambar: https://amp.kompas.com/money/read/2019/06/11/080000526/hadapi-industri-4.0- kementan-siapkan-mesin-pemanen-dari-negeri-sakura (Diakses pada 11 Juli 2020)