TEKNOLOGI INFORMASI/Information Technology (IT)

Semakin berkembangnya zaman, pemanfaatan komputer atau internet semakin banyak dan semakin banyak fitur-fitur terbaru. Salah satu bidang baru yang mempelajari komputer adalah teknologi informasi (IT). IT merupakan bidang yang berkaitan erat dengan perkembangan teknologi. Teknologi informasi adalah ilmu perancangan, implementasi, pengembangan, dukungan atau manajemen sistem informasi berbasis komputer terutama pada aplikasi hardware (perangkat keras) dan software (perangkat lunak komputer).

Istilah teknologi informasi telah berkembang merangkul berbagai teknologi dan disiplin ilmu. IT terdiri dari sistem informasi berbasis komputer dasar, termasuk perangkat keras komputasi, sistem operasi (OS), perangkat lunak aplikasi, dan data yang diproses untuk menghasilkan informasi yang berguna. Seiring berjalannya waktu, masing-masing komponen dan fungsi IT menjadi lebih kompleks, merangkul sekumpulan teknologi dan metodologi yang terus berkembang.

Contoh pengaplikasian ilmu IT. Sumber: canva.com

Fungsi Teknologi Informasi

  1. Menangkap (Capture). Menangkap dapat diartikan sebagai menginput perintah/data. Misalnya, menerima perintah dari mic, keyboard, scanner, dan lain-lain.
  2. Mengolah (Processing). Mengolah data input yang diterima menjadi informasi. Pengolahan dan pemrosesan data dapat berupa mengkonversi, menganalisis, dan menghitung (kalkulasi).
  3. Menghasilkan (Generating). Menghasilkan atau mengorganisasikan informasi ke dalam bentuk yang berguna atau laporan yang dapat dimengerti oleh orang lain. Misalnya seperti, laporan, tabel, grafik, dan gambar.
  4. Menyimpan (Storage). Merekam atau menyimpan data dan informasi dalam suatu media yang dapat digunakan untuk keperluan lain. Contohnya adalah menyimpan ke hard disk, flash disk, tape, cloud, dan lain-lain.
  5. Mencari Kembali (Retrival). Menelusuri dan mendapatkan kembali informasi atau menyalin data dan informasi yang sudah tersimpan. Misalnya mencari data penjualan yang sudah disimpan sebelumnya.
  6. Mentransmisi (Transmission). Mengirim data dan informasi dari suatu lokasi ke lokasi lain melalui jaringan komputer. Misalkan dengan mengirimkan data penjualan dari user A ke user yang lainnya.

Apa perbedaan IT dengan Ilmu Komputer?

IT umumnya dikaitkan dengan penerapan teknologi penanganan masalah bisnis. Tenaga kerja IT berorientasi pada teknologi yang dikembangkan seperti sistem perangkat keras, OS, dan perangkat lunak aplikasi. Kemahiran dalam TI diperlukan untuk mengidentifikasi komponen perangkat keras dan perangkat lunak yang harus digunakan untuk meningkatkan proses bisnis tertentu. Profesional TI bekerja dengan berbagai teknologi, seperti OS server, perangkat komunikasi dan perangkat lunak, dan aplikasi.

Persiapan karir IT membutuhkan kursus dasar dalam sistem perangkat keras dan perangkat lunak. IT umumnya mencakup mata kuliah seperti: analisa bisnis, manajemen proyek, telekomunikasi, administrasi jaringan, desain database, manajemen database.

Ilmu komputer berfokus pada logika dan desain yang mendasari komponen yang digunakan developer untuk merakit sistem bisnis. Penguasaan matematika yang kuat dibutuhkan untuk mempelajari ilmu komputer. Banyak pekerjaan dalam ilmu komputer melibatkan pengembangan algoritma dan logika serta penulisan kode tingkat rendah yang memungkinkan sistem komputer untuk mengatasi masalah bisnis.

Saintis ilmu komputer dapat berpartisipasi dalam pekerjaan rekayasa perangkat keras dan perangkat lunak yang diperlukan untuk mengembangkan produk. Mereka juga cenderung mempelajari teknologi yang lebih abstrak, seperti kecerdasan buatan (AI) dan pembelajaran mesin (ML).

Ilmu komputer membutuhkan dasar dalam konsep komputer dan matematika tingkat lanjut. Mata kuliah ilmu komputer yang ada di universitas meliputi: AI dan ML, neural network, sistem keamanan, analitik data, user experience.

Peluang Karir IT

Berikut adalah beberapa posisi pekerjaan yang akan Anda temukan di banyak perusahaan IT:

  • Computer support specialist. Bekerja di garis depan untuk memecahkan masalah teknologi apa pun termasuk masalah perangkat lunak, kerusakan komputer, dan masalah perangkat keras. Posisi ini juga dapat membantu anggota IT tingkat senior dengan masalah jaringan skala besar.
  • Network system administrator. Fokus pada gambaran besar dari sistem jaringan, keamanan dan kinerja.
  • Computer system analyst. Bekerja di belakang layar memecahkan masalah bisnis dengan metode IT. Posisi ini biasanya ahli dalam industri tertentu saat bekerja untuk perusahaan teknologi atau bekerja langsung di industri, seperti keuangan atau pemerintahan.
  • Information security analyst. Bertanggung jawab atas keamanan jaringan komputer organisasi, melakukan pengujian, dan mengembangkan praktik keamanan terbaik di seluruh perusahaan.

>>KLIK DI SINI UNTUK MEMBACA ARTIKEL UMUM LAINNYA!

Kontributor: Daris Arsyada

By Caesar Wiratama

aeroengineering services merupakan layanan dibawah CV. Markom dengan solusi terutama CFD/FEA.

Sumber:

https://www.canva.com/design/DAEc8H1boDY/share/preview?token=sGWrQucDOpjLPZCkj6_C4g&role=EDITOR&utm_content=DAEc8H1boDY&utm_campaign=designshare&utm_medium=link&utm_source=sharebutton (diakses pada tanggal 28 April 2021)

https://widuri.raharja.info/index.php?title=Teknologi_Informasi (diakses pada tanggal 28 April 2021)

https://idcloudhost.com/teknologi-informasi-pengertian-fungsi-tujuan-dan-manfaat-teknologi-informasi/ (diakses pada tanggal 28 April 2021)

https://teknologi.id/insight/pengertian-teknologi-informasi-serta-tujuan-dan-fungsinya/ (diakses pada tanggal 28 April 2021)

https://searchdatacenter.techtarget.com/definition/IT (diakses pada tanggal 28 April 2021)

https://www.rasmussen.edu/degrees/technology/blog/what-is-information-technology/ (diakses pada tanggal 28 April 2021)

YANG HARUS KAMU KETAHUI TENTANG TEKNIK ELEKTRO

Listrik adalah salah satu hal yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan masa kini. Listrik sudah banyak masuk ke hampir semua bidang kehidupan seperti rumah tangga, industri, perdagangan, dan lain-lain. Oleh sebab itu, tidak ada salahnya kita belajar mengenai listrik dimulai dari cara terbentuknya, komponen-komponen, pemrograman listrik, sampai pengaplikasiannya.

Contoh kegiatan insinyur teknik elektro. Sumber: canva.com

Di dunia teknik, jurusan yang dikenal membahas kelistrikan adalah teknik elektro. Teknik elektro adalah ilmu teknik yang mempelajari tentang kelistrikan seperti komponen-komponen elektronis, analisis energi listrik, pemrograman komponen elektronis, dan pengaplikasian listrik di lapangan kerja.

Bidang teknik elektro telah berkembang dan bercabang menjadi sejumlah kategori khusus, termasuk pembangkit tenaga dan sistem transmisi, motor, baterai, dan sistem kontrol. Teknik elektro juga mencakup elektronik yang bercabang menjadi lebih banyak subkategori seperti sistem frekuensi radio (RF), telekomunikasi, penginderaan jauh, pemrosesan sinyal, sirkuit digital, instrumentasi, audio, video, dan optoelektronik.

Insinyur elektro merancang, mengembangkan, menguji, dan mengawasi pembuatan peralatan listrik, seperti motor listrik, sistem radar dan navigasi, sistem komunikasi dan peralatan pembangkit listrik. Selain itu insinyur elektro juga merancang dan mengembangkan peralatan elektronik, seperti sistem siaran dan komunikasi dari pemutar musik portabel hingga sistem penentuan posisi global (GPS).

Keterampilan/skills yang dibutuhkan insinyur teknik elektro mencakup pemahaman mendalam tentang teori listrik dan elektronik, matematika dan material. Pengetahuan ini membantu insinyur elektro merancang sirkuit listrik tertentu sehingga memenuhi persyaratan keselamatan, keandalan, dan efisiensi energi, dan memprediksi perilaku sirkuit, sebelum desain perangkat keras diimplementasikan.

Insinyur elektro kini mengandalkan sistem desain berbasis komputer (CAD) untuk membuat skema dan tata letak sirkuit. Mereka juga menggunakan komputer untuk mensimulasikan bagaimana perangkat dan sistem listrik akan berfungsi. Simulasi komputer dapat digunakan untuk membuat model jaringan listrik nasional atau mikroprosesor. Oleh karena itu, penguasaan komputer sangat penting bagi para insinyur elektro. Selain mempercepat proses penyusunan skema, tata letak papan sirkuit cetak (PCB), dan blueprint untuk perangkat listrik dan elektronik, sistem CAD dapat membantu modifikasi desain yang cepat dan mudah serta pembuatan prototype cepat menggunakan mesin CNC.

>>KLIK DI SINI UNTUK MEMBACA ARTIKEL TEKNIK UMUM LAINNYA!

Kontributor: Daris Arsyada

By Caesar Wiratama

aeroengineering services merupakan layanan dibawah CV. Markom dengan solusi terutama CFD/FEA.

Sumber:

https://www.canva.com/design/DAEc1q-_lXo/share/preview?token=KfrNa-hJ-OOK3TcvWEX0Pw&role=EDITOR&utm_content=DAEc1q-_lXo&utm_campaign=designshare&utm_medium=link&utm_source=sharebutton (diakses pada tanggal 27 April 2021)

https://www.livescience.com/47571-electrical-engineering.html (diakses pada tanggal 27 April 2021)

https://rencanamu.id/cari-jurusan/teknik/teknik-elektro#:~:text=Mahasiswa%20Teknik%20Elektro%20mempelajari%20aplikasi,pada%20pemanfaatannya%20oleh%20pengguna%20akhir. (diakses pada tanggal 27 April 2021)

https://akupintar.id/info-pintar/-/blogs/yang-belum-kamu-tahu-tentang-teknik-elektro (diakses pada tanggal 27 April 2021)

Penjelasan revolusi industri pertama hingga industri 4.0

Industri 4.0 mengacu pada fase baru dalam dunia revolusi industri, yang menitikberatkan pada inter-konektivitas, automasi, machine learning dan real-time data. Industri 4.0 terkadang juga mengacu pada IIoT atau smart manufacturing, yang dikawinkan dengan produksi fisik dan operasi dengan teknologi digital yang pintar, machine learning, serta big data untuk menghasilkan ekosistem terkoneksi yang lebih holistik dan lebih baik untuk perusahaan yang fokus pada manufaktur dan supply chain management. Meskipun setiap orgamosasi dan perusahaan memiliki kondisi operasional yang berbeda-beda, mereka menghadapi permasalahan yang identik-yaitu membutuhkan konektivitas serta akses pada insight realtime antar-proses, partner, produk serta para pekerja.

Industri 4.0 tidak hanya tentang menginvestasikan teknologi dan peralatan yang baru untuk meningkatkan efektivitas manufakturing – ini lebih terkait pada me-revolusiunerkan keseluruhan proses bisnis untuk berkembang. 

Dunia manufaktur telah berubah. Untuk bertahan hidup, perusahaan anda harus berinvestasi pada industri 4.0. Berikut pembahasan lebih lanjut tentang revolusi ini:

EVOLUSI INDUSTRI 1.0 KE 4.0

Sebelum membahas lebih dalam tentang apa, kenapa dan bagaimana industri 4.0, alangkah baiknya untuk pertama-tama memahami bagaimana industri manufaktur telah berevolusi sejak tahun 1800 an. Terdapat empat revolusi industri yang telah terjadi di dunia hingga terus berlanjut hingga sekarang.

REVOLUSI INDUSTRI PERTAMA

Revolusi industri pertama terjadi pada sekitar akhir tahun 1700an hingga permulaan tahun 1800an. Pada periode ini, manufaktur berubah dari fokus penggunaan pekerja yang manual yang dibantu oleh hewan menjadi lebih ter-optimisasi menggunakan tenaga air dan mesin uap dan berbagai jenis mesin lainya.

REVOLUSI INDUSTRI KEDUA

Pada awal abad ke 20, dunia memasuki revolusi industri kedua yang mempergunakan baja dan listrik pada pabrik-pabrik. Penggunaan listrik memungkinkan pabrik meningkatkan efisiensi dan membantu membuat mesin pabrik lebih mudah dipindah-pindahkan (mobile). Hal ini adalah masa-masa dimana konsep assembly line dan produksi masa diperkenalkan dan meningkatkan produktivitas secara signifikan.

REVOLUSI INDUSTRI KETIGA

Dimulai pada akhir tahun 1950an, revolusi industri ketiga secara perlahan diperkenalkan, disaat pabrik-pabrik mulai menggabungkan sistem elektronik dengan komputer kedalam perusahaan. Pada periode ini, pabrik-pabrik mulai mengurangi penggunaan sistem analog dan teknologi mekanik dan mulai beralih pada teknologi digital dan software otomasi.

REVOLUSI INDUSTRI KEEMPAT (4.0)

Pada beberapa dekade terakhir, revolusi industri keempat mulai diperkenalkan, sering disebut juga dengan industri 4.0. Industri 4.0 menekankan pada teknologi digital dari beberapa dekade terakhir pada tahap tertentu yang membantu inter-konektivitas melalui Internet of things (IoT), akses pada data real-time, serta pengenalan cyber-physical system. Industri 4.0 menawarkan pendekatan manufaktur yang lebih komprehensif, saling terhubung dan holistik. Sistem ini menghubungkan sistem fisik dengan digital, dan memungkinkan untuk kolaborasi dan akses yang lebih baik antar-departemen, partner, vendor, produk dan pekerja. Industri 4.0 mempermudah pemilik bisnis untuk memahami setiap aspek dari operasional, dan memungkinkan mereka untuk meningkatkan perolehan data instan dan meningkatkan produktivitas, meningkatkan proses dan meningkatkan perkembangan.

KLIK UNTUK ARTIKEL SELANJUTNYA ->> KONSEP DASAR IIoT DAN ISTILAH-ISTILAH DALAM INDUSTRI 4.0

Untuk mempelajari selengkapnya tentang digital prototyping dan industri 4.0, klik di sini

By Caesar Wiratama

aeroengineering.co.id merupakan jasa layanan dibawah PT Markom Teknologi Engineering dengan berbagai jenis solusi, mulai dari drafting CAD, pembuatan animasi, simulasi aliran dengan CFD dan simulasi struktur dengan FEA. Pelajari selengkapnya di sini.