Material Pressure Vessel
Pemilihan bahan dan proses manufaktur adalah kegiatan penting mendesain struktural seperti peralatan pressure vessel. Pressure vessel didesain menahan tekanan tinggi, gaya mekanis, dan tegangan termal sehingga pressure vessel perlu diatur oleh standar dan kode yang berlaku.
Berikut adalah hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pemilihan bahan pressure vessel:
Jenis-jenis Material
-
- Ferrous >50% Fe
-
- Baja Karbon
-
- Rendah < .3% C
-
- Sedang .35 – .55%
-
- Tinggi .6-1.5 %C
-
- Baja Karbon
-
- Paduan rendah (krom dan Cr-Mo)
-
- <5% paduan tambahan (Mn, Ni, Cr, dll)
-
- Cr-Mo, C-12 Mo, dll
-
- Paduan rendah (krom dan Cr-Mo)
-
- Paduan tinggi
-
- >10% tambahan komposisi paduan
-
- Stainless steel
-
- Paduan tinggi
-
- Ferrous >50% Fe
-
- Non-Ferrous <50% Fe
-
- Tembaga
-
- Nikel
-
- Aluminium
-
- Magnesium
-
- Titanium
-
- Kuningan
-
- Perunggu
-
- Non-Ferrous <50% Fe
-
- Nama umum untuk paduan non-ferrous
-
- Inconel
-
- Incoloy
-
- Monel
-
- Carpenter 20
-
- Cupronickel
-
- Aluminium Bronze
-
- Hastelloy
-
- Waspalloy
-
- E-brite
-
- Nama umum untuk paduan non-ferrous
-
- Clad Material
-
- Metode manufaktur
-
- Roll bonded
-
- Explosion bonded
-
- Weld overlay
-
- Metode manufaktur
-
- Plat clad berdasarkan ASME/ASTM
-
- SA-263: Spesifikasi untuk plat stainless steel chromium
-
- SA-264: Spesifikasi untuk plat stainless steel chromium nickel
-
- SA-265: Spesifikasi untuk plat nickel dan paduan nickel
-
- Plat clad berdasarkan ASME/ASTM
-
- Clad Material
Sifat-sifat Material
-
- Sifat fisik
-
- Massa jenis
-
- Titik leleh
-
- Titik didih
-
- Kalor spesifik
-
- Kalor laten fusi
-
- Konduktivitas termal
-
- Anisotropy
-
- Ekspansi termal
-
- Viskositas
-
- Solidus/Liquidus
-
- Tekanan uap
-
- Specific gravity
-
- Sifat fisik
-
- Sifat mekanis
-
- Retakan getas
-
- Fatigue
-
- Batas ketahanan
-
- Creep
-
- Kekerasan
-
- Ketahanan abrasi
-
- Ketahanan impact
-
- kekuatan
-
- Tarik
-
- yield
-
- pemanjangan
-
- batas proporsional
-
- modulus elastisitas
-
- tekan
-
- geser
-
- pengurangan luas
-
- kekuatan
-
- Sifat mekanis
-
- Sifat fabrikasi
-
- Weldability
-
- Machinability
-
- Formability
-
- Hardenability
-
- Sifat fabrikasi
-
- Sifat khusus
-
- Koefisien gesek
-
- Absorbsi air
-
- Thixotropy
-
- Transmisi cahaya, reflektivitas, emisivitas
-
- Sifat khusus
-
- Sifat kimia
-
- sifat korosi
-
- galvanic
-
- asam/basa
-
- graphitization
-
- paduan kimia
-
- Sifat kimia
-
- Sifat elektrik
-
- Hambatan
-
- konduktivitas
-
- magnet
-
- piezoelektrik
-
- photoconductivity
-
- termoelektrik
-
- kekuatan dielektrik
-
- Sifat elektrik
Pembautan
-
- Dimensi baut dan ulir harus sesuai dengan ANSI B1.1.
-
- Dimensi mur harus sesuai dengan ANSI B18.2.2.
-
- Dimensi washer harus sesuai ANSI B18.22.1.
-
- Pengujian mekanis bahan perbautan harus dilakukan sesuai dengan ASTM A-370.
-
- Jika praktis semua ulir harus dipotong atau dibentuk setelah perlakuan panas. Perlakuan panas dapat dilakukan setelah threading jika disetujui oleh pembeli. Nilai SA-193 tertentu harus diperlakukan panas setelah threading. Grade B7M harus diquenching dan tempering setelah threading.
-
- Kelas kecocokan baut
-
- kelas 1: longgar
-
- kelas 2: standar
-
- kelas 3: Kualitas luar biasa tinggi
-
- kelas 4: kecocokan selektif
-
- Kelas kecocokan baut
-
- Seri ulir (thread)
-
- NC: National Course
-
- NF: National Fine
-
- UNEF: Extra Fine
-
- Seri 8 Ulir (biasanya digunakan dalam pembautan flange di atas diameter 1 inci)
-
- Seri 12 Ulir
-
- Seri 16 Ulir
-
- Seri ulir (thread)

Pengujian dan Pemeriksaan
Pemeriksaan adalah teknik evaluasi pasif atau prosedur yang mengevaluasi bahan atau benda kerja tanpa membuat benda kerja mengalami tegangan potensial atau tekanan. Pemeriksaan tidak dapat menyebabkan benda kerja menjadi cacat atau gagal.
Nondestructive Examination (NDE) didefinisikan sebagai pengembangan dan penerapan metode teknis untuk memeriksa bahan dan/atau komponen dengan cara yang tidak mengganggu kegunaan dan kemudahan pemakaian di masa mendatang untuk mendeteksi, menemukan, mengukur, menafsirkan dan mengevaluasi cacat.
Contoh NDE:
-
- UT (Ultrasonic)
-
- PT (Penetrant atau Liquid penetrant)
-
- MT (Magnetic Particle Testing)
-
- PMI (Positive Material Identification)
-
- RT (Radiographic Testing)
-
- Eddy Current
Uji adalah prosedur invasif yang melibatkan peralatan, benda kerja atau material sebagai bagian dari pengujian. Pengujian dapat menyebabkan benda kerja gagal atau rusak cacat. Tes dibagi menjadi tes destruktif dan nondestruktif tes.
Tes destruktif
-
- Uji tarik
-
- Uji bending
-
- Uji charpy impact
-
- HIC
-
- Autoclave testing
Non destruktif
-
- Hydrotest
-
- Pneumatic Test
-
- Soap Bubble Test
-
- Helium Leak Test
-
- Performance Test
-
- Acoustic Emission Test
-
- Hardness Test
-
- Ferrite Check
-
- Copper Sulfate Test
-
- PMI
Perlakuan Panas (Heat Treatment)
-
- Jenis-jenis perlakuan panas
-
- Spheroidizing
-
- Tempering
-
- Homogenization
-
- PWHT (Post Weld Heat Treatment)
-
- Normalizing
-
- Case Hardening
-
- Annealing
-
- Quenching
-
- Annealing larutan
-
- Quench and Temper
-
- Jenis-jenis perlakuan panas
-
- Tujuan Heat Treatment
-
- Untuk memperkuat logam
-
- Melembutkan logam, menambah keuletan
-
- Memperkuat machinability
-
- Memperkuat sifat elektrik material
-
- Untuk menghaluskan atau memperhalus struktur butir logam
-
- Memberi perlakuan permukaan logam
-
- Menghasilkan perubahan dasar bahan
-
- Membuang gas pada bahan
-
- Tujuan Heat Treatment
-
- Jenis-jenis Hardening pada Logam
-
- Alloy hardening
-
- Cold working
-
- forming
-
- drawing
-
- shot peening
-
- Cold working
-
- Precipitation Hardening
-
- Transformation Hardening
-
- Surface Hardening
-
- Nitriding
-
- Carburizing
-
- Cyaniding
-
- Coating
-
- Surface Hardening
-
- Jenis-jenis Hardening pada Logam
Desain Pressure vessel membutuhkan proses perhitungan yang membutuhkan pertimbangan keamanan yang tinggi, dengan perhitungan manual, banyak kemungkinan detail-detail dan interaksi dengan part yang unik dapat menghasilkan hasil perhitungan yang tidak sesuai standar, oleh karena itu engineer menggunakan Finite Element Analysis (FEA), sebuah tools yang sudah mature di industri untuk analisis Pressure Vessel.
Kontributor: Daris Arsyada
Sumber:
Moss, Dennis dan Michael Basic. 2013. Pressure Vessel Design Manual: Fourth Edition. Oxford: Butterworth-Heinemann.
Solusi Pressure Vessel PT Tensor
Fluida/kalor
Struktur
Gambar




