Kopling sepeda motor

Kopling merupakan alat penerus daya yang bekerja untuk memindahkan tenaga dari mesin ke roda sepeda motor sehingga sepeda motor dapat bergerak. Kopling meneruskan tenaga dari perputaran poros engkol ke transmisi dan melepaskan hubungan antara poros engkol dan transmisi melalui proses pemindahan gigi.

Sumber: www.semisena.com

Transmisi akan mengubah atau mengkonversi kecepatan perputaran poros dari kecepatan putar yang tinggi menuju kecepatan putar yang lebih rendah dan lebih bertenaga atau sebaliknya.

Dikutip dari laman daya auto.co.id kopling terdiri dari tiga jenis yang secara umum digunakan pada sepeda motor yaitu kopling manual, kopling sentrifugal dan kopling ganda.

Namun pada kendaraan sepeda motor biasanyaenggunakan kopling tipe plat yaitu kopling plat basah dan kopling plat kering. Kopling plat basah seluruh komponen akan dilumasi dan direndam oli sedangkan kopling plat kering tidak dilumasi oli. Oleh sebab itu oli yang digunakan pada kedua kopling ini juga berbeda sesuai standar JASO yang digunakan untuk kopling basah dan kering. Dikutip dari laman kompas.com JASO MA untuk kopling kering biasanya digunakan pada sepeda motor bebek sedangkan JASO MB untuk kopling basah biasanya pada sepeda motor matic.

Tune up atau perawatan berkala pada komponen-komponen mesin kopling dapat dilakukan dengan memeriksa penggantian oli. Hal ini penting dilakukan karena kopling tersusun dari komponen-komponen yang berputar pada poros akan saling bergesekan. Oli melumasi seluruh komponen tersebut untuk mencegah benturan dan gesekan yang akan menyebabkan gangguan dan kerusakan pada komponen kopling tersebut.

Setelah dilakukan ganti oli, selanjutnya lakukan pemeriksaan pada kanvas kopling. Cek apakah kanvas kopling sudah habis atau sudah menipis maka harus diganti dengan kopling kopling yang baru.

Di kutip dari laman kompas.com, kanvas kopling yang menipis akan menyebabkan oli mesin menjadi hitam pekat disebabkan banyak serpihan-serpihan dan kotoran-kotoran yang menumpuk dan bercampur dengan oli sehingga menjadi cepat kotor.

Menipisnya kanvas kopling juga menyebabkan tarikan awal motor tidak responsif artinya tenaga tidak dapat tersalurkan dengan baik sehingga membutuhkan tenaga putar atau rpm yang lebih besar untuk menjalankan sepeda motor sehingga akan terasa berat ketika tuas kopling ditarik.

Langkah selanjutnya bersihkan kabel kopling, biasanya kabel kopling akan kotor akibat serpihan kerak-kerak dan kotoran yang menempel dan menumpuk pada kabel kopling tersebut. Maka gunakan cairan pelumas anti karat untuk membersihkan dan meminimalisir menumpuknya karat pada kabel kopling.

Tarik handling kopling untuk mengecek tarikan kopling apakah sudah berubah entek atau masih terasa berat. Jika masih berat maka tambahkan lagi cairan pembersih tersebut dan periksa kembali beberapa kali handling kopling tersebut.

Dan terakhir selalu perhatikan kualitas bahan bakar yang digunakan, hal ini juga penting untuk menjaga kehalusan dan kualitas tenaga yang dihasilkan dari proses pembakaran. Pembakaran yang sempurna akan berdampak pada tenaga yang diteruskan melalui kopling tersebut dan sebaliknya pembakaran yang buruk atau tidak sempurna akan berdampak buruk pula pada kinerja kopling.

Untuk artikel-artikel lainya terkait motor bakar, klik di sini.

KONTRIBUTOR: Rizki Maulizar (rizkimaulizar23@gmail.com)

By Caesar Wiratama

aeroengineering_services merupakan jasa layanan dibawah CV MARKOM dengan berbagai jenis solusi, mulai dari drafting CAD, pembuatan animasi, simulasi aliran dengan CFD dan simulasi struktur dengan FEA.

Sumber:

https://www.google.com/amp/s/amp.kompas.com/otomotif/read/2020/02/11/18240 0415/ciri-kampas-kopling-motor-manual-mulai-habis (Diakses pada 5 Janauari 2021)

https://www.semisena.com/7152/sepeda-motor-alami-selip-kopling-kenapa-ya.html (Diakses pada 5 Januari 2021)

https://www.wahanahonda.com/blog/4-cara-merawat-motor-kopling-agar-tetap- awet (Diakses pada 5 Januari 2021)

Oli sepeda motor

Pada dasarnya setiap komponen dan engine sepeda motor dalam waktu dan pemakaian tertentu akan mengalami perubahan atau penurunan efektifitas fungsi dan kinerja sebagaimana pada kondisi standarnya sehingga perlu dilakukan tune up.

Tune up sepeda motor adalah service atau perawatan berkala yang dilakukan untuk menstandarkan kembali komponen-komponen sepeda motor sehingga dapat berfungsi secara optimal kembali.

Tune up sepeda motor terdiri dari service engine, chasis dan kelistrikan. Tiga bagian ini merupakan prosedur penting dalam perawatan tune up sepeda motor.

Sumber gambar: m.kumparan.com

Langkah pertama untuk melakukan tune up engine sepeda motor adalah pemeriksaan oli. Oli berfungsi untuk melumasi dan mendinginkan komponen- komponen mesin sehingga dapat bergerak tanpa adanya gangguan panas dan gesekan.

Oli sepeda motor memiliki kekentalan tertentu dalam SAE (Society of Automotive Engineers) sesuai spesifikasi sepeda motor tersebut. Namun perlu diperhatikan jika viskositas atau kekentalan dari oli tersebut menurun, jumlah olinya berkurang, warnanya berubah drastis pada jangka pemakaian dua bulan dan mencapai jarak tertentu dalam km maka perlu dilakukan ganti oli pada sepeda motor tersebut.

Pemeriksaan oli pada sepeda motor dapat dilakukan dengan menggunakan stick oli. Pada pemeriksaan, jumlah oli yang berada dalam tangki oli harus berada antara tanda batas atas dan tanda batas bawah stick oli.

Dikutip dari laman kompas.com standar penggantian oli adalah setiap 2.000 km/2 bulan untuk sepeda motor sistem karburator dan 4.000 km/ 4 bulan untuk sepeda motor sistem injeksi.

Oli bekerja melumasi setiap komponen-komponen mesin dan komponen- komponen transmisi yang bergerak secara kontinu untuk menghasilkan tenaga dan daya mekanik sepeda motor. Dalam hal ini untuk sepeda motor tipe matic dikenal dengan dua istilah yaitu oli mesin dan oli gardan atau oli gear.

Pada sepeda motor matic, oli mesin hanya akan melumasi komponen mesinnya saja, sedangkan pada motor manual yang menggunakan engine 4 tak, oli mesin ini berfungsi ganda dengan bekerja melumasi komponen mesin dan sistem transmisinya sehingga pada sepeda motor jenis ini tidak menggunakan oli gardan.

Oli gardan hanya digunakan untuk sepeda motor matic, oli gardan ini bekerja untuk melumasi seluruh bagian gardan sepeda motor. Dikutip dari laman Teknik- Otomotif.com, penggantian oli gardan dilakukan setiap 15.000 km atau sekitar 1 tahun.

Sesuai dengan standar penggantiannya, oli harus diganti bila sudah mencapai waktu dan jarak tempuh sepeda motor tersebut walaupun dalam suatu kasus sepeda motor yang belum mencapai jarak tempuh standar dan jarang digunakan tetapi sudah mencapai tempo waktu standarnya maka tetap harus diganti olinya.

Untuk artikel-artikel lainya terkait motor bakar, klik di sini.

KONTRIBUTOR: Rizki Maulizar (rizkimaulizar23@gmail.com)

By Caesar Wiratama

aeroengineering_services merupakan jasa layanan dibawah CV MARKOM dengan berbagai jenis solusi, mulai dari drafting CAD, pembuatan animasi, simulasi aliran dengan CFD dan simulasi struktur dengan FEA.

Sumber:

https://www.teknik-otomotif.com/2016/09/perbedaan-antara-oli-mesin-dan- oli.html?m=1#:~:text=Oli%20gardan%20atau%20oli%20gear,lebih%20kental%20dari% 20oli%20mesin (Diakses pada 3 Januari 2021)

https://www.google.com/amp/s/amp.kompas.com/otomotif/read/2020/01/30/08120 0715/waktu-ganti-oli-yang-tepat-untuk-motor-yang-jarang-dipakai (Diakses pada 3 Januari 2021)

https://www.google.com/amp/s/m.kumparan.com/amp/kumparanoto/ganti-oli- motor-sebaiknya-perhatikan-engine-hour-1qxNgp0QLsa (Diakses pada 3 Januari 2021)

FILTER OLI SEPEDA MOTOR

Tidak dapat dipungkiri, suatu zat akan terkontaminasi atau tercampur dengan zat atau bahan lain yang tentunya akan merusak sifat dan efektivitas dari zat tersebut. Oleh karena itu maka dibutuhkan suatu penyaring atau suatu alat yang dapat memisahkan atau menyaring zat kontaminasi tersebut.

Pada sepeda motor dikenal dengan filter, ada filter oli dan filter udara. Filter oli ini biasanya dimensinya agak kecil dan biasanya terletak dibawah mesin dibagian kiri.

Sumber: gridoto.com

Filter oli berfungsi untuk menyaring kotoran-kotoran berupa debu, partikel- partikel kecil atau flat sisa-sisa pembakaran yang tidak habis dibakar agar tidak bercampur dengan oli yang disirkulasikan keseluruhan komponen mesin dan masuk keruang bakar.

Efek yang akan ditimbulkan jika oli terkontaminasi dengan zat atau kotoran maka dapat menimbulkan beberapa kendala atau kerusakan terlebih lagi jika terjadi secara terus menerus.

Dikutip dari laman gridoto.com filter oli hanya dapat menyaring partikel- partikel berukuran 10-20 micrometer. Artinya partikel-partikel halus baik debu maupun zat kontaminan lainnya akan tetap masuk melewati filter oli. Itulah sebabnya meskipun menggunakan filter, oli pada sepeda motor berwarna hitam dan encer.

Akibatnya mesin harus bekerja keras dan bergerak lebih cepat sehingga akan terjadinya gesekan-gesekan pada komponen-komponen mesin tersebut. Biasanya jika hal ini terjadi secara kontinu maka mesin akan aus dan rusak sehingga energi mekanik yang dihasilkan tidak optimal.

Tune up atau perawatan berkala pada filter oli dilakukan dengan cara memeriksa dan membersihkan filter oli tersebut. Namun dalam suatu masa pemakaian filter oli tersebut harus diganti.

Pada dasarnya penggantian filter ideal dilakukan setiap melakukan penggantian oli. Dikutip dari laman m.kumparan.com penggantian filter tidak boleh lebih dari dua kali ganti oli.

Sama halnya oli yang harus diganti dalam waktu dan jarak tempuh 2.000 km atau 4.000 km yaitu sekitar dua atau empat bulan, filter oli juga harus rutin diganti. Dikutip dari laman gridoto.com filter oli harus diganti setiap 10.000 km atau 20.000 km sekitar satu sampai dua tahun sesuai dengan tipe filter yang digunakan.

Filter oli terdiri dari beberapa tipe yakni filter oli tipe kertas, kassa atau saringan kawat dan tipe cartride. Pada sepeda motor matic biasanya menggunakan filter oli tipe kassa atau saringan kawat. Filter kassa ini harus diganti dua tahun sekali. Sedangkan pada sepeda motor yang menggunakan filter oli tipe kertas seperti Yamaha Vixion, biasanya filter oli diganti sekitar satu tahun sekali.

Untuk artikel-artikel lainya terkait motor bakar, klik di sini.

KONTRIBUTOR: Rizki Maulizar (rizkimaulizar23@gmail.com)

By Caesar Wiratama

aeroengineering_services merupakan jasa layanan dibawah CV MARKOM dengan berbagai jenis solusi, mulai dari drafting CAD, pembuatan animasi, simulasi aliran dengan CFD dan simulasi struktur dengan FEA.

roda gila (flywheel)

Roda gila atau flywheel adalah sebuah roda yang berfungsi untuk menyimpan tenaga putar dari poros engkol sehingga poros engkol atau kruk as dapat terus berputar untuk menggerakkan piston pada langkah-langkah selanjutnya.

Poros engkol menerima tenaga putar dari torak pada saat langkah usaha. Pada langkah ini torak didorong menuju TMB akibat dari tekanan dan temperatur yang tinggi yang berasal dari proses pembakaran antara percikan bunga api dari busi dan campuran udara dengan bahan bakar.

Torak yang didorong kebawah memberikan tenaga putar pada poros engkol atau kruk as. Gaya putar tersebut disimpan pada alat transmisi roda gila untuk menggerakkan poros engkol pada langkah-langkah kerja berikutnya.

Tenaga putar pada poros engkol akan hilang akan momen inersia atau gesekan dan kelembaman yang terjadi sehingga dibutuhkan roda gila atau flywheel untuk menyimpan dan meredam gesekan dan kelembaman momen inersia tersebut.

Momen inersia adalah tingkat kelembaman suatu benda untuk tetap berotasi pada porosnya. Hal ini terdiri dari momentum, momen putar dan sudut putar pada benda tersebut artinya benda tersebut cenderung untuk menolak berotasi pada porosnya maka dikatakan terjadi gesekan sehingga dibutuhkan suatu peredam untuk mengatasi hal tersebut.

Oleh karena itu, tenaga putar yang disimpan pada flywheel atau roda gila akan terus memberikan gerak translasi atau gerak naik dan turunnya piston melalui batang penggerak pada saat melakukan kinerja atau langkah kerja engine.

Gerak translasi atau gerakan naik dan turunnya piston melalui batang penggerak harus dilakukan secara terus menerus untuk melakukan langkah kerja mesin.

Gerak translasi tersebut diubah menjadi gerak putar melalui poros engkol untuk disimpan pada roda gila, kemudian roda gila menyimpan dan menggerakkan kembali poros engkol agar langkah kerja engine dan piston dapat bekerja secara terus menerus selama mesin dihidupkan sehingga sepeda motor dapat terus bergerak.

Sama halnya dengan komponen-komponen mesin sepeda motor lainnya, roda gila atau flywheel ini juga dibuat dan difabrikasi dengan material dengan kelayakan uji mampu menahan gesekan dan menyimpan tenaga putar dengan kecepatan dan sudut putar tertentu.

Untuk artikel-artikel lainya terkait motor bakar, klik di sini.

By Caesar Wiratama

aeroengineering.co.id merupakan jasa layanan dibawah CV MARKOM dengan berbagai jenis solusi, mulai dari drafting CAD, pembuatan animasi, simulasi aliran dengan CFD dan simulasi struktur dengan FEA. Pelajari selengkapnya di sini.

Sumber gambar: https://www.teknik-otomotif.com/2016/09/fly-wheel-atau-roda-gila.html?m=1 (Diakses pads 18 September 2020)

poros engkol

Crankshaft/Kruk as atau biasa disebut dengan poros engkol merupakan bagian dari komponen mesin sepeda motor yang mengubah gerak translasi yaitu gerak vertikal dan horizontal menjadi gerak rotasi berupa gerakan putaran.

Untuk mengkonversi gerak translasi menjadi gerak rotasi, poros engkol membutuhkan pena engkol (crankpin) yaitu sebuah bearing yang berada pada ujung batang penggerak yang dipasangkan pada silinder.

Gerak putar yang dihasilkan diteruskan melalui roda gila atau fly wheel. Roda gila mentransmisikan daya sehingga dapat menggerakkan sepeda motor.

Poros engkol merupakan pusat poros dari setiap gerakan piston, gerakan translasi berupa gerak naik turun pada piston bertumpu pada poros engkol sehingga setiap gerakan translasi tersebut bersumber dari poros engkol atau crankshaft.

Poros engkol memiliki konstruksi sebagai berikut yaitu oil hole, crank pin, crank journal dan counter balance weight.

Oil hole merupakan komponen pada crankshaft yang berfungsi sebagai saluran pelumasan. Oil hole ini berupa lubang atau saluran masuknya oli untuk melumasi komponen poros engkol.

Crank pin adalah komponen pada crankshaft yang berfungsi sebagai tempat tumpuan big end dan connecting rod. Crank pin merupakan bearing tambahan yang dipasang pada batang penggerak yang terletak dibawah silinder.

Crank journal adalah komponen pada crankshaft yang berfungsi sebagai titik tumpu pada blok motor. Komponen dari crankshaft yang berhubungan dengan blok silinder mesin.

Counter balance weight merupakan bagian crankshaft yang berfungsi sebagai bobot penyeimbang putaran. Pada umumnya crank pin yang dipasang tidak segaris dengan poros karena itu dibutuhkan counter balance weight untuk menyeimbangkan putaran poros engkol ketika beroperasi.

Pada umumnya poros engkol difabrikasi melalui die casting atau biasa disebut proses pengecoran dengan menggunakan material paduan yang memiliki sifat- sifat material yang sesuai dengan kinerja komponen mesin sepeda motor. Proses ini sangat efektif untuk mencetak suatu produk dengan bentuk dan dimensi yang rumit.

Selain proses pengecoran, proses fabrikasi crankshaft ini juga harus melewati beberapa proses manufaktur lainnya berupa proses penempaan, proses forging dan proses finishing. Hal tersebut dilakukan untuk memperoleh crankshaft yang mampu menahan beban dan putaran mesin yang tinggi.

Untuk artikel-artikel lainya terkait motor bakar, klik di sini.

By Caesar Wiratama

aeroengineering.co.id merupakan jasa layanan dibawah CV MARKOM dengan berbagai jenis solusi, mulai dari drafting CAD, pembuatan animasi, simulasi aliran dengan CFD dan simulasi struktur dengan FEA. Pelajari selengkapnya di sini.

Sumber gambar:
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Poros_engkol (Diakses pada 13 September 2020)

piston (torak)

Piston atau torak merupakan bagian yang sangat penting dari sepeda motor karena pada bagian inilah sumber energi mekanik diproses dan dihasilkan.

Sumber: http://www.ikatanmotorhondajawabarat.com

Sistem kinerja piston biasa disebut langkah hisap, langkah kompresi, langkah usaha dan langkah buang. Mesin sepeda motor terbagi pada dua tipe yaitu mesin sepeda motor 4 tak dan mesin sepeda motor 2 tak. Pada kedua tipe memiliki kinerja dan perbedaan masing-masing pada siklus kerjanya.

Piston bergerak dari TMA atau titik mati atas yaitu pada bagian atas blok silinder, dimana TMA merupakan titik tertinggi piston bergerak keatas kemudian piston menuju ke TMB atau titik mati bawah. Dimana TMB merupakan titik terbawah piston bergerak dibawah pada ruang pembakaran atau blok silinder.

Siklus langkah kerja piston dimulai dari langkah hisap, udara dan bahan bakar dengan rasio kompresi tertentu sesuai dengan perbandingan campuran pada kinerja mesin sepeda motor.
Pada langkah hisap ini piston bergerak dari TMA menuju TMB. Katup masuk terbuka dan katup buang tertutup. Bahan bakar dan udara masuk dan dihisap melalui katup masuk.

Langkah kedua piston melakukan langkah kompresi, piston bergerak dari TMB menuju TMA. Pada langkah ini bahan bakar dan udara yang sudah dihisap selanjutnya dikompresi dengan tekanan tertentu dengan percikan bunga api yang berasal dari busi untuk melakukan proses pembakaran. Kedua katup pada proses ini dalam keadaan tertutup.

Langkah ketiga piston melakukan langkah usaha. Campuran udara dan bahan bakar yang terbakar melalui percikan bunga api menimbulkan tekanan dan temperatur yang tinggi sehingga mendorong piston bergerak kembali dari TMA menuju TMB. Sedang kedua katup pada proses ini dalam keadaan tertutup. Proses inilah yang disebut langkah usaha atau langkah kerja piston.

Dan terakhir adalah langkah buang. Pada langkah ini piston bergerak dari TMB menuju TMA. Pada langkah ini sisa-sisa pembakaran disalurkan dan dibuang melalui katup buang dan dibuang melalui knalpot. Disini katup masuk tertutup dan katup buang terbuka.

Komponen-komponen yang terdapat pada piston diantaranya ring piston, pin piston, batang torak, dan poros engkol atau crankshaft.

Energi kimia yang berasal dari bahan bakar dikonversi menjadi energi mekanik melalui langkah kerja piston. Energi mekanik ini ditransmisikan sehingga bekerja dengan optimal untuk menggerakkan komponen mesin sepeda motor.

Untuk artikel-artikel lainya terkait motor bakar, klik di sini.

By Caesar Wiratama

aeroengineering.co.id merupakan jasa layanan dibawah CV MARKOM dengan berbagai jenis solusi, mulai dari drafting CAD, pembuatan animasi, simulasi aliran dengan CFD dan simulasi struktur dengan FEA. Pelajari selengkapnya di sini.

KONTRIBUTOR: Rizki Maulizar (rizkimaulizar23@gmail.com)

Sumber gambar:

http://www.ikatanmotorhondajawabarat.com/read/Other/15080-Torak- Apakah-Sih-Itu (Diakses pada 12 September 2020).

bearing (laher)

Laher atau biasa disebut bearing as merupakan komponen sepeda motor yang berfungsi menghubungkan tromol dengan as roda sepeda motor.

Laher berfungsi untuk menahan dan meredam kejutan pada roda ketika melalui lintasan yang rusak atau bergerigi sehingga roda mampu berputar dengan bebas tanpa gesekan apapun.

Sumber: https://www.google.com/amp/s/www.jawapos.com

Perputaran poros pada roda sepeda motor cenderung terjadi gesekan dan hambatan dengan komponen-komponen yang lain pada rumah as dan velg motor sehingga dibutuhkan komponen yang mampu meredam gesekan dan hambatan tersebut sehigga roda dapat berputar dengan stabil.

Laher atau bearing as memiliki beberapa bagian yaitu lingkaran besi yang ada dibagikan luar, bola besi atau biasa disebut gotri dan lingkaran besi yang berada didalam poros laher.

Beberapa faktor penyebab kerusakan pada laher atau bearing as diantaranya pemakaian sepeda motor dalam jangka lama dengan jarak tempuh yang jauh kemudian servis dan perawatan pada laher atau bearing as jarang dilakukan sehingga menyebabkan laher rusak dan harus diganti.

Beberapa kerusakan pada laher yang sering terjadi diantaranya akan terdengar suara kasar pada laher roda depan terlebih jika sepeda motor melewati lintasan yang rusak pula dengan laju yang cepat maka bunyi suara kasar tersebut akan terdengar sangat jelas.

Gejala kerusakan laher berikutnya adalah bagian kemudi depan bergetar pada saat sepeda motor dihidupkan, itu artinya laher mengalami kerusakan dan kelonggaran sehingga bagian-bagian laher tidak dapat berfungsi atau bekerja dengan baik atau rusak.

Bagian kemudi depan bergoyang, makan ini tandanya laher juga mengalami kerusakan. Hal ini berarti laher mengalami kelonggaran sehingga tidak dapat lagi meredam gesekan atau kejutan pada poros roda sepeda motor.

Poros roda sepeda motor ini berfungsi menghubungkan bagian roda dan kemudi sepeda motor bagian depan. Hal ini berfungsi untuk menahan beban dan gesekan pada roda sepeda motor.

Maka akan sangat fatal jika menggunakan sepeda motor dengan laher/bearing as yang rusak. Selain mengganggu ergonomis dan kenyamanan, hal ini akan berbahaya pula sehingga harus dilakukan penggantian atau proses reparasi.

Untuk artikel-artikel lainya terkait motor bakar, klik di sini.

By Caesar Wiratama

aeroengineering.co.id merupakan jasa layanan dibawah CV MARKOM dengan berbagai jenis solusi, mulai dari drafting CAD, pembuatan animasi, simulasi aliran dengan CFD dan simulasi struktur dengan FEA. Pelajari selengkapnya di sini.

KONTRIBUTOR: Rizki Maulizar (rizkimaulizar23@gmail.com)

Sumber gambar:

https://www.google.com/amp/s/www.jawapos.com/oto-dan- tekno/otomotif/22/02/2018/sepele-tapi-penting-cermati-kode-laher-biar-kruk-as- tak-rompal/%3famp (Diakses pada 18 September 2020)

kepala silinder (cylinder head)

Sepeda motor merupakan kendaraan roda dua dengan komponen-komponen mesin yang sederhana namun tersusun sangat kompleks artinya komponen- komponen mesin sepeda motor berdimensi sederhana namun memiliki fungsi dan kinerja yang extraordinary atau luar biasa.

Kepala silinder adalah salah satu komponen utama mesin sepeda motor. Komponen ini sangat penting karena pada komponen inilah terdapat ruang pembakaran.

Ruang pembakaran merupakan tempat pembakaran campuran bahan bakar dan udara dengan perbandingan rasio kompresi tertentu sehingga menghasilkan energi. Energi yang dihasilkan dari pembakaran ini digunakan untuk menggerakkan kerja mesin.

Kepala silinder juga berfungsi sebagai tempat pemasangan busi, tempat kelengkapan mekanisme katup, tempat saluran pemasukan dan pembuangan, dan tempat sistem pendingin (mantel pendingin/ water jacket).

Busi (Spark Plug) berfungsi memercikan bunga api pada campuran bahan bakar dan udara sehingga terjadinya proses pembakaran.

Mekanisme katup merupakan tempat membuka dan menutupnya katup masuk dan katup buang. Campuran bahan bakar dan udara masuk melalui katup masuk dan selanjutnya gas sisa-sisa pembakaran akan dikeluarkan melalui katup buang.

Tempat saluran pemasukan dan pembuangan berfungsi sebagai filter untuk membersihkan udara yang masuk dan kemudian bercampur dengan bahan bakar dan juga meredam suara gas sisa-sisa pembakaran yang keluar melalui katup buang.

Tempat pemasukan dan pembuangan ini tersusun atas komponen-komponen utama yang terdiri dari saringan, katup masuk (intake manifold), katup buang dan knalpot.

Mantel pendingin atau water jacket merupakan sistem pendingin yang menggunakan cairan yang berfungsi untuk mendinginkan kembali komponen engine akibat temperatur dan tekanan yang tinggi. Cairan ini bersirkulasi melalui saluran-saluran yang terhubung kepada komponen-komponen mesin.

Selain itu kepala silinder ini dibuat dengan material yang mampu menahan temperatur dan tekanan yang tinggi pada saat engine sedang bekerja. Dan material tersebut juga harus mampu melakukan proses pendinginan sehingga siklus dan proses kerja engine dapat mencapai kinerja yang optimum.

Untuk artikel-artikel lainya terkait motor bakar, klik di sini.

By Caesar Wiratama

aeroengineering.co.id merupakan jasa layanan dibawah CV MARKOM dengan berbagai jenis solusi, mulai dari drafting CAD, pembuatan animasi, simulasi aliran dengan CFD dan simulasi struktur dengan FEA. Pelajari selengkapnya di sini.

KONTRIBUTOR: Rizki Maulizar (rizkimaulizar23@gmail.com)

Valve (Klep/katup) mesin otomotif

Valve atau biasa disebut klep atau katup merupakan komponen yang dipasang pada kepala silinder. Komponen ini memiliki fungsi dan peranan yang sangat penting dalam proses pembakaran engine sepeda motor.

Klep ini terdiri dari dua yang terpasang pada kepala silinder yaitu katup hisap dan katup buang. Kedua katup ini bekerja pada langkah kerja engine atau pada langkah kerja piston.

Kedua katup atau klep ini akan membuka dan menutup sesuai langkah kerja piston. Klep ini biasanya digunakan motor 4 tak sedangkan pada motor 2 tak tidak menggunakan klep.

Langkah kerja piston terdiri dari langkah hisap, pada langkah ini udara dan bahan bakar dihisap masuk ke ruang bakar, klep atau katup hisap atau biasa disebut juga katup masuk pada langkah hisap ini akan terbuka sehingga semburan campuran bahan bakar dan udara dapat masuk ke ruang bakar melalui katup masuk/hisap.

Langkah kerja piston kedua adalah langkah kompresi, pada langkah ini piston memberikan kompresi pada campuran bahan bakar dan udara. Pada proses ini kedua katup akan tertutup sehingga tidak terjadi kebocoran gas dari ruang pembakaran atau silinder.

Langkah ketiga merupakan langkah usaha, pada langkah ini terjadi proses pembakaran sehingga temperatur dan tekanan pada proses ini sangat tinggi. Kedua katup pada proses ini juga tertutup.

Dan langkah terakhir adalah langkah buang, pada proses ini gas-gas sisa pembakaran yang tidak dibutuhkan akan dibuang melalui katup buang yang nantinya akan dibuang melalui knalpot. Pada proses ini katup hisap tertutup dan katup buang terbuka.

Maka dapat disimpulkan bahwa katup/valve/klep berfungsi untuk mengatur masuknya gas baru berupa semburan bahan bakar dan udara dan mengatur keluarnya gas sisa pembakaran.

Semburan bahan bakar dan udara diatur dan diproses melalu karburator dengan rasio tertentu. Karburator mengatur jumlah atau kadar gas yang masuk ke ruang bakar sehingga gas yang masuk ke ruang bakar tidak terlalu banyak dan juga tidak terlalu sedikit.

Pada umumnya, perawatan pada katup ini dilakukan dengan cara dibersihkan dari kerak atau kotoran yang menempel pada klep. Pada beberapa kasus kerusakan yang parah maka klep ini harus diganti dengan yang baru.

Untuk artikel-artikel lainya terkait motor bakar, klik di sini.

By Caesar Wiratama

aeroengineering.co.id merupakan jasa layanan dibawah CV MARKOM dengan berbagai jenis solusi, mulai dari drafting CAD, pembuatan animasi, simulasi aliran dengan CFD dan simulasi struktur dengan FEA. Pelajari selengkapnya di sini.

KONTRIBUTOR: Rizki Maulizar (rizkimaulizar23@gmail.com)

Sumber gambar:
https://www.autoexpose.org/2019/01/fungsi-katup.html?m=1 (Diakses pada 18 September 2020)

Cincin Torak ( Ring Piston)