Cara Kerja Turbin Uap

Ketel Uap (Boiler) dalam industri

Energi kalor sangat penting dalam kehidupan sehari-hari setiap orang. Baik itu kalor untuk menghangatkan lingkungan kita, atau kalor untuk memasak makanan, kita semua menggunakannya sampai batas tertentu dalam aktivitas sehari-hari. Manusia biasa menggunakan peralatan bernama boiler untuk mendapatkan kalor dari air dan uap.

Boiler adalah bejana tertutup yang menjadi sarana pembakaran dan mentransfer kalor ke air hingga menjadi air panas atau uap. Air panas atau uap ini kemudian digunakan untuk mentransfer energi kalor ke suatu proses. Air adalah zat yang tidak berbahaya dan murah untuk mengalirkan panas ke suatu proses. Selain air mudah didapat, air akan mudah bertambah volumenya jika dipanaskan. Air juga memiliki energi potensial kalor yang cukup besar. Jadi, boiler harus dikelola dan dirawat secara baik.

Skema Kinerja Boiler

Skema kerja boiler

Prinsip sederhananya adalah air dari sumber (water source) akan dipanaskan di ruang bakar dan dimanfaatkan uap panasnya untuk menggerakan sistem. Namun, kenyataannya dilapangan terdapat berbagai macam komponen untuk menunjang efisiensi dari boiler. Seperti blowdown yang berguna untuk membuang air sisa yang tidak digunakan proses dari raung boiler, economizer yang berguna untuk memanfaatkan kalor sisa dari hasil proses, dan deaerator berguna menghilangkan kadar gas yang terlarut dalam air dari sisa hasil proses dan disalurkan menuju economizer.

Jenis-jenis Boiler Yang Sering Dijumpai

Water tube boiler

Water tube boiler. Sumber: http://powerengineers.weebly.com
  • Digunakan untuk kebutuhan uap bersuhu dan bertekanan tinggi
  • Kisaran kapasitas 4.500 – 120.000 kg / jam
  • Efisiensi pembakaran ditingkatkan dengan ketentuan draft yang diinduksi
  • Toleransi yang lebih rendah untuk kualitas air dan kebutuhan instalasi pengolahan air
  • Sering dijumpai di industri kimia, kertas, dan pembangkit listrik.

Fire tube boiler

Fired tube boiler. Sumber: https://slideplayer.com/slide/10983979/
  • Kapasitas uap yang relatif kecil (12.000 kg / jam)
  • Tekanan uap rendah sampai sedang (18 kg / cm2)
  • Beroperasi dengan bahan bakar minyak, gas, atau bahan bakar padat
  • Contoh paling terkenal adalah mesin lokomotif kereta api uap.

Stoke fired boiler

Stoke fired boiler. Sumber: https://www.electrical4u.com/methods-of-firing-steam-boiler/
  • Batubara dibakar pada jeruji baja yang bergerak
  • Gerbang batubara mengontrol laju pengumpanan batubara
  • Ukuran batubara seragam untuk pembakaran sempurna
  • Biasa digunakan pada pembangkit listrik

Efisiensi Boiler

Secara umum efisiensi boiler adalah perbandingan antara energi kalor yang keluar dengan energi kalor yang masuk dari sistem.

Efisiensi = (h output/h input)100%

h= entalpi (Kj/Kg)

Efisiensi juga bisa dihitung dari pengurangan energi potensial kalor pada bahan bakar dikurangi dengan energi kalor yang dipakai sistem ditambah dengan kerugiannnya.

Efisiensi = 100% energi pada bahan bakar – (Kalor yang digunakan sistem+kerugian)

Kerugian pada boiler terdapat banyak macam seperti perpindahan panas secara konveksi dan radiasi keluar ruang boiler, residu pembakaran yang tidak sempurna, pressure drop, dan lain-lain.

Cara meningkatkan Efisiensi

  • Pengecekan blower, fan, dan pompa
  • Penggantian komponen boiler secara berkala
  • Pengurangan kerugian konveksi dan radiasi dengan memperbaiki badan (shell) dan sistem penutupan ruang (insulation) dari boiler
  • Pengecekan kadar udara yang berlebihan yang masuk pada sistem boiler
  • Mengurangi munculnya pembakaran tidak sempurna seperti menyeragamkan bentuk bahan bakar batu bara menjadi partikel yang lebih kecil.
  • Pemasangan economizer

PT Tensor memberikan jasa konsultasi Finite Element Analysis (FEA) dan Computational Fluid Dynamics (CFD) untuk desain engineering. Kami juga memberikan tutorial-tutorial gratis penggunaan software nya di kanal youtube kami. Hubungi kami sekarang juga!

>> KLIK DI SINI UNTUK JASA KONSULTASI

>> YOUTUBE PT TENSOR

>> KLIK DI SINI UNTUK MEMBACA ARTIKEL LAINNYA !

Kontributor: Daris Arsyada

By Caesar Wiratama

Sumber:

https://www.britannica.com/technology/boiler#ref96434 (diakses pada tanggal 7 Mei 2021)

https://www.quora.com/What-are-fire-tube-boilers-and-its-application (diakses pada tanggal 7 Mei 2021)

http://powerengineers.weebly.com/type-of-boiler.html (diakses pada tanggal 7 Mei 2021)

https://drive.google.com/drive/folders/0Byf6Ve7ElV-Ud3FXYkFxaE1oZzA (diakses pada tanggal 7 Mei 2021)

https://brainly.in/question/4891064 (diakses pada tanggal 7 Mei 2021)

https://slideplayer.com/slide/10983979/ (diakses pada tanggal 7 Mei 2021)

https://www.electrical4u.com/methods-of-firing-steam-boiler/ (diakses pada tanggal 7 Mei 2021)

Optimasi Energi pada Industri

Sektor energi mempunyai peran yang sangat penting dalam mewujudkan pembangunan industri yang berkelanjutan. Dunia industri sangat erat dengan permasalahan optimasi sumber daya dan energi. Hal tersebut sangat mempengaruhi harga jual produk serta citra perusahaan sebagai perusahaan yang sehat dan mampu mengelola sumber daya dengan baik sehingga terwujud industri berkelanjutan.

Manajemen energi adalah kata kunci saat ini. Apa tujuan energi manajemen dalam industri? Ini bukan hanya penghematan energi. Tujuan akhir dari manajemen energi adalah mengontrol penggunaan energi dengan cara yang paling efisien cara untuk membuat produksi lebih ekonomis dan efisien. Untuk mencapai tujuan ini, penggunaan energi harus dioptimalkan dengan ketelitian yang sama seperti pembuatan produk yang baik.

Mengacu kepada ISO 50001 manajemen energi adalah bagian-bagian yang saling terikat dan berinteraksi untuk membuat suatu tujuan dan kebijakan yang berhubungan dengan energi. Berdasarkan definisi ini, terlihat bahwa manajemen energi merupakan suatu sistem yang memiliki tujuan untuk perbaikan yang berkelanjutan bagi perusahaan. Performa energi diukur menggunakan peralatan dan alat ukur yang berkaitan dengan konsumsi energi, pemanfaatan energi dan efesiensi energi.

Industri yang tidak memiliki program energi yang jelas akan terhambat dalam pengembangan karena hambatan organisasi. Hambatan-hambatan tersebut dapat tercipta akibat kurangnya komunikasi antar divisi, lemahnya pemahaman akan pentingnya efisiensi energi di suatu perusahaan, dan terbatasnya kondisi keuangan perusahaan. Walaupun industri mengetahui bahwa energi berpengaruh secara signifikan terhadap penjualan masih banyak perusahaan yang mengabaikan hal ini dikarenakan kurangnya komitmen yang kuat untuk menjalankan program manajemen energi ini.

Tiga Cara Meningkatkan Efisiensi Energi

Mengurangi komponen yang menghasilkan kerugian besar. Contohnya pada industri yang memiliki banyak komponen pipa yang terlibat dalam proses industri. Konfigurasi jalur pipa yang terlalu panjang, terlalu banyak katup, terlalu banyak belokan, dan ketidaksesuaian material dapat menyebabkan pressure drop. Pressure drop dapat mengurangi efisiensi energi.

Mengukur performa kinerja proses. Ini melibatkan pengambilan data energi yang terkait dengan
proses dan setting dengan cara cepat yang mampu mengidentifikasi konsumsi energi terbesar dan seberapa baik kinerja mereka terhadap target konsumsi yang mencerminkan operasi saat ini. Diperlukan melakukan beberapa analisis menentukan penyebab penyimpangan dari target dan mengambil tindakan perbaikan yang sesuai.

Kesalahan kinerja operasi disebabkan oleh dua jenis variable operasi yang umum di industri yaitu:

  • Ketidakkonsistenan operasi. Disebabkan oleh kebijakan operasi yang berbeda dengan praktik yang diterapkan karena pengalaman berbeda dari operator.
  • Inefisiensi mengacu pada jenis operasi yang konsisten tetapi tidak optimal. Ini terjadi ketika tidak ada alat proses yang tersedia untuk operator saat menjalankan proses. Kekacauan akan terjadi jika produk yang akan diproduksi banyak dan bervariasi.

Pemanfaatan energi yang terbuang. Hampir setiap industri menghasilkan energi yang terbuang pada setiap prosesnya. Energi yang terbuang ini akan mengurangi efisiensi sistem. Biasanya industri memiliki komponen heat recovery seperti heat exchanger. Contoh lagi seperti pemasangan turbocharger pada mobil sport yang memanfaatkan tekanan gas exhaust untuk memampatkan udara pembakaran.

Empat Elemen Pengoptimalan Energi di Industri

Pengoptimalan energi yang efektif terdiri dari empat elemen utama: penetapan target, pengukuran, identifikasi kesenjangan, dan implementasi. Mencapai energi berkelanjutan perbaikan hanya terjadi jika keempat elemen ini bekerja dengan baik.

Empat elemen pengoptimalan energi.

Agar target energi menjadi praktis dan optimal, industri harus memiliki perawatan peralatan yang baik, kapabilitas teknologi, ketersediaan alat yang dibutuhkan, dan keterampilan.

PT Tensor memberikan jasa konsultasi Finite Element Analysis (FEA) dan Computational Fluid Dynamics (CFD) untuk desain engineering. Kami juga memberikan tutorial-tutorial gratis penggunaan software nya di kanal youtube kami. Hubungi kami sekarang juga!

>> KLIK DI SINI UNTUK JASA KONSULTASI

>> YOUTUBE PT TENSOR

>> KLIK DI SINI UNTUK MEMBACA ARTIKEL LAINNYA !

Kontributor: Daris Arsyada

By Caesar Wiratama

Sumber:

https://media.neliti.com/media/publications/publications/141967-ID-none.pdf (diakses pada tanggal 6 Mei 2021)

https://www.google.co.id/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=&cad=rja&uact=8&ved=2ahUKEwj6oMyCv7TwAhXDqksFHewuBg4QFjAFegQIDRAD&url=https%3A%2F%2Fjurnal.umsb.ac.id%2Findex.php%2Fmenarailmu%2Farticle%2Fdownload%2F1872%2F1562&usg=AOvVaw2__n6bo3XMxwUISZ2h6TdW (diakses pada tanggal 6 Mei 2021)

Zhu, Frank Xin X. 2014. Energy Optimization For The Process Industries. New Jersey: The American Institute of Chemical Engineering Inc. (diakses pada tanggal 6 Mei 2021)

MATERIAL HANDLING (Pemindahan Bahan)

MEREKAYASA BODY MOBIL YANG AERODINAMIS

Mobil adalah salah satu kendaraan yang perancangannya paling sering direkayasa sedemikian rupa sehingga menjadi lebih nyaman, indah, dan lebih cepat. Salah satu komponen yang direkayasa adalah body pada mobil.

Dalam perekayasaan body mobil, aspek aerodinamika adalah aspek yang penting. Aerodinamika adalah ilmu yang mempelajari udara mengalir di sekitar dan di dalam benda. Aliran udara di sekitar body dapat memengaruhi akselerasi, kecepatan tertinggi, efisiensi bahan bakar, dan handling mobil.

Gaya aerodinamika yang paling sering dibahas adalah gaya drag. Drag (hambatan) adalah gaya aerodinamis yang melawan gerakan mobil. Drag dinyatakan dengan koefisien drag (Cd). Semakin kecil nilai koefisien Drag maka semakin aerodinamis sebuah Bodi Kendaraan. Nilai Cd ditentukan sejumlah faktor, salah satunya adalah desain body kendaraan tersebut. Angka Cd inilah yang nantinya mempengaruhi luas bidang yang akan bersinggungan langsung dengan aliran udara. Selain hal tersebut Cd juga berpengaruh terhadap beberapa hal salah satunya terhadap kecepatan kendaraan. Meningkatkan aerodinamis dari bodi kendaraan dapat dilakukan dengan cara menurunkan nilai (Cd) dari kendaraan tersebut. Menurunkan nilai koefisien drag dapat dilakukan dengan berbagai cara seperti merubah atau memodifikasi geometri body atau menambah suku cadang lain disekitar body. Secara umum drag dirumuskan sebagai:

D=0.5 ρ (V^2) A Cd

  • ρ = massa jenis fluida (kg/m^3)
  • V = Kecepatan (m/s)
  • A = Luas permukaan body depan (m^2)
  • Cd = Koefisien drag

Tips Menunjang Keaerodinamisan Mobil

Luas permukaan body depan mobil. Meminimalkan luas permukaan body depan mobil dapat mengurangi gaya drag yang tertulis dalam rumus drag yang menyatakan bahwa luasan body depan mobil berbanding lurus dengan gaya drag. Contohnya pada mobil sport yang memiliki permukaan depan yang ramping sehingga lebih aerodinamis dan dapat menunjang performa mobil.

Body depan mobil sport cenderung lebih ramping. Sumber: autocar.com

Pemasangan spoiler/wing. Spoiler/wing digunakan terutama pada mobil balap untuk memberikan gaya tekan ke bawah, tetapi juga untuk menangkal kecenderungan alami mobil-mobil ini menjadi “ringan” di bagian belakang karena gaya angkat yang dihasilkan oleh bentuk body belakang. Gaya angkat tersebut dapat menghambat laju mobil. Spoiler bertindak seperti penghalang aliran udara, untuk membangun tekanan udara yang lebih tinggi di depan spoiler. Tekanan yang lebih tinggi ini bekerja pada area bagasi / dek untuk memberikan gaya turun.

Wing pada mobil. Sumber: carbuzz.com

Pemasangan air dam. Digunakan untuk mencegah udara mengalir di bawah kendaraan. Hal ini dilakukan dengan membuat “bendungan” atau dinding di bagian depan kendaraan yang membentang hingga ke jalan dan biasanya di sepanjang sisi sampai batas tertentu. Air dam menciptakan area vakum atau tekanan rendah di bawah mobil. Area bertekanan rendah ini dikombinasikan dengan tekanan yang lebih tinggi di atas bagian depan dan atas kendaraan, menghasilkan gaya turun di bagian depan kendaraan.

Front air dam mobil. Sumber: celicahobby.com

Pengujian Aerodinamika Pada Mobil

Wind Tunnel Test. Wind tunnel adalah alat uji untuk visualisasi aliran udara dalam bentuk streamline pada mobil. Test tersebut kita dapat menentukan drag force dari sensor alat ukur yang sudah dikalibrasi.

Contoh wind tunnel. Sumber: aviation.stackexchange.com

Computational Fluid Dynamics (CFD). CFD adalah metode simulasi menggunakan komputer mengenai aliran fluida yang mengalir pada suatu objek. Metode CFD ini hampir mirip seperti pengujian wind tunnel hanya saja dikerjakan di software computer seperti OpenFOAM.

Contoh pengujian menggunakan CFD

PT Tensor memberikan jasa konsultasi Finite Element Analysis (FEA) dan Computational Fluid Dynamics (CFD) untuk desain engineering. Kami juga memberikan tutorial-tutorial gratis penggunaan software nya di kanal youtube kami. Hubungi kami sekarang juga!

>> KLIK DI SINI UNTUK JASA KONSULTASI

>> YOUTUBE PT TENSOR

>> KLIK DI SINI UNTUK MEMBACA ARTIKEL LAINNYA !

Kontributor: Daris Arsyada

By Caesar Wiratama

Sumber:

https://www.slideshare.net/friendsrtg/vehicle-body-engineering-aerodynamics (diakses pada tanggal 3 Mei 2021)

https://aviation.stackexchange.com/questions/80371/wind-tunnel-test-section-design-question (diakses pada tanggal 3 Mei 2021)

https://celicahobby.com/forums/ubbthreads.php/ubb/printthread/Board/8/main/5374/type/thread.html (diakses pada tanggal 3 Mei 2021)

https://www.autocar.co.uk/slideshow/wings-historys-greatest-car-spoilers (diakses pada tanggal 3 Mei 2021)

https://www.buildyourownracecar.com/race-car-aerodynamics-basics-and-design/ (diakses pada tanggal 3 Mei 2021)

Hidrolik dan Pneumatik pada industri

Peralatan alat berat pada industri masa kini semakin banyak digunakan dan dikembangkan. Karena massa alat berat ini cukup besar, alat-alat berat ini memerlukan komponen tambahan untuk menggerakannya atau memindahkannya ke tempat lain. Salah satu macam komponen yang biasa dipakai adalah komponen dengan sistem hidrolik dan pneumatik.

Hidrolik dan pneumatik adalah penggerak yang memanfaatkan tenaga fluida (air dan gas). Tenaga fluida adalah teknologi yang berhubungan dengan pembangkitan, kontrol dan transmisi gaya dan pergerakan elemen mekanis atau sistem dengan penggunaan fluida bertekanan dalam sistem terbatas. Sistem tenaga fluida meliputi sistem hidrolik (hydra berarti air dalam bahasa Yunani) dan sistem pneumatik (arti pneuma
udara dalam bahasa Yunani). Minyak hidrolik menggunakan minyak bumi cair bertekanan dan minyak sintetis, dan pneumatik menggunakan udara terkompresi yang dilepaskan ke atmosfer setelah melakukan kerja.

KELEBIHAN SISTEM PENGGERAK TENAGA FLUIDA

  • Sederhana, mudah dioperasikan dan dapat dikontrol secara akurat.
  • Dapat mengendalikan sistem dengan satu hidrolik/pneumatik
  • Torsi besar dalam kecepatan rendah
  • Torsi dan gaya lebih konstan
  • Ekonomis
  • Beban lebih rendah dalam range daya yang sama

Sistem Hidrolik

Skema hidrolik.
  1. Aktuator hidrolik adalah alat yang digunakan untuk mengubah tenaga fluida menjadi mekanik. Aktuator umumnya memiliki dua tipe yaitu tipe linier (misalnya, hidrolik silinder) atau tipe putar (misalnya, motor hidrolik).
  2. Pompa hidrolik digunakan untuk memaksa fluida dari reservoir ke sisa sirkuit hidrolik dengan mengubah energi mekanik menjadi energi hidrolik.
  3. Katup digunakan untuk mengontrol arah, tekanan dan laju aliran dari suatu fluida yang mengalir melalui sirkuit.
  4. Catu daya eksternal (motor) diperlukan untuk menggerakkan pompa.
  5. Reservoir digunakan untuk menampung minyak hidrolik.
  6. Sistem perpipaan membawa minyak hidrolik dari satu tempat ke tempat lain.
  7. Filter digunakan untuk menghilangkan partikel asing untuk menjaga sistem fluida tetap bersih dan efisien, serta menghindari kerusakan pada aktuator dan katup.
  8. Regulator tekanan berfungsi mengatur tingkat tekanan yang diperlukan di minyak hidrolik.

Sistem Pneumatik

Sistem pneumatik.
  1. Aktuator pneumatik mengubah energi fluida menjadi energi mekanik untuk bekerja.
  2. Kompresor digunakan untuk memampatkan udara yang diambil dari atmosfir.
  3. Reservoir digunakan untuk menyimpan udara bertekanan dengan volume tertentu.
  4. Katup digunakan untuk mengontrol arah, laju aliran dan tekanan udara tekan.
  5. Catu daya eksternal (motor) digunakan untuk menggerakkan kompresor.
  6. Sistem perpipaan membawa udara bertekanan dari satu lokasi ke lokasi lain.

Perbandingan Hidrolik dan Pneumatik

HidrolikPneumatik
Fluida kerjanya adalah cairFluida kerjanya adalah gas
Tekanan kerja mencapai 700 barTekanan kerja hanya berkisar 5-10 bar
Umumnya dirancang sebagai sistem tertutupUmumnya dirancang sebagai sistem terbuka
Sistem melambat saat terjadi kebocoran
terjadi
Kebocoran tidak mempengaruhi sistem
Pengoperasian katup sulitPengoperasian katup mudah
Massa lebih beratMassa lebih ringan
Sistem tidak aman terhadap apiSistem lebih aman terhadap api
Pelumasan otomatisPelumasan khusus

Untuk mendesain sistem kekuatan dari hidrolik dan pneumatik, terdapat fenomena aliran-aliran fluida dengan tekanan yang tinggi dan interaksi yang cukup kompleks, sehingga salah satu cara terbaik untuk mendesainya adalah menggunakan bantuan software Computational Fluid Dynamics (CFD), untuk mempelajari seputar CFD >>klik di sini!

Sedangkan dalam mendesain struktur permesinan yang melibatkan gaya dorong dari hidrolik dan pneumatik, anda harus memastikan tidak hanya fungsi gerak (kinematika) dari struktur itu saja yang berfungsi dengan baik, namum kekuatan serta rigiditas dari struktur juga harus dipertimbangkan dengan baik. Salah satu metode yang paling umum untuk mendesain struktur mesin adalah menggunakan software Finite Element Analysis (FEA), untuk mempelajari seputar FEA >>klik di sini!

Adapun untuk mempersiapkan skill mechanical engineer terutama pada desain kontrol daya pada mesin hidrolik dan pneumatic, kami juga memberikan training dengan trainer yang sudah sangat berpengalaman di bidangnya; selengkapnya >>klik di sini!

>>KLIK DI SINI UNTUK MEMBACA ARTIKEL LAIN SEPUTAR PENGAPLIKASIAN MEKANIKA FLUIDA DI INDUSTRI DAN LAIN-LAIN!

Kontributor: Daris Arsyada

By Caesar Wiratama

aeroengineering services merupakan layanan dibawah CV. Markom dengan solusi terutama CFD/FEA.

Sumber:

https://nptel.ac.in/content/storage2/courses/112106175/Module%201/Lecture%201.pdf (diakses pada tanggal 30 April 2021)

http://geoconvention.org/wp-content/uploads/2016/10/381_GC2013_Tracking_Out-of-zone_Hydraulic_Fracturing.pdf (diakses pada tanggal 30 April 2021)

https://blog.mesin77.com/apa-itu-sistem-pneumatic-dan-hidrolik/ (diakses pada tanggal 30 April 2021)

https://jualselanghidrolik.net/hydraulic-pneumatic/ (diakses pada tanggal 30 April 2021)

TEKNOLOGI INFORMASI/Information Technology (IT)

Semakin berkembangnya zaman, pemanfaatan komputer atau internet semakin banyak dan semakin banyak fitur-fitur terbaru. Salah satu bidang baru yang mempelajari komputer adalah teknologi informasi (IT). IT merupakan bidang yang berkaitan erat dengan perkembangan teknologi. Teknologi informasi adalah ilmu perancangan, implementasi, pengembangan, dukungan atau manajemen sistem informasi berbasis komputer terutama pada aplikasi hardware (perangkat keras) dan software (perangkat lunak komputer).

Istilah teknologi informasi telah berkembang merangkul berbagai teknologi dan disiplin ilmu. IT terdiri dari sistem informasi berbasis komputer dasar, termasuk perangkat keras komputasi, sistem operasi (OS), perangkat lunak aplikasi, dan data yang diproses untuk menghasilkan informasi yang berguna. Seiring berjalannya waktu, masing-masing komponen dan fungsi IT menjadi lebih kompleks, merangkul sekumpulan teknologi dan metodologi yang terus berkembang.

Contoh pengaplikasian ilmu IT. Sumber: canva.com

Fungsi Teknologi Informasi

  1. Menangkap (Capture). Menangkap dapat diartikan sebagai menginput perintah/data. Misalnya, menerima perintah dari mic, keyboard, scanner, dan lain-lain.
  2. Mengolah (Processing). Mengolah data input yang diterima menjadi informasi. Pengolahan dan pemrosesan data dapat berupa mengkonversi, menganalisis, dan menghitung (kalkulasi).
  3. Menghasilkan (Generating). Menghasilkan atau mengorganisasikan informasi ke dalam bentuk yang berguna atau laporan yang dapat dimengerti oleh orang lain. Misalnya seperti, laporan, tabel, grafik, dan gambar.
  4. Menyimpan (Storage). Merekam atau menyimpan data dan informasi dalam suatu media yang dapat digunakan untuk keperluan lain. Contohnya adalah menyimpan ke hard disk, flash disk, tape, cloud, dan lain-lain.
  5. Mencari Kembali (Retrival). Menelusuri dan mendapatkan kembali informasi atau menyalin data dan informasi yang sudah tersimpan. Misalnya mencari data penjualan yang sudah disimpan sebelumnya.
  6. Mentransmisi (Transmission). Mengirim data dan informasi dari suatu lokasi ke lokasi lain melalui jaringan komputer. Misalkan dengan mengirimkan data penjualan dari user A ke user yang lainnya.

Apa perbedaan IT dengan Ilmu Komputer?

IT umumnya dikaitkan dengan penerapan teknologi penanganan masalah bisnis. Tenaga kerja IT berorientasi pada teknologi yang dikembangkan seperti sistem perangkat keras, OS, dan perangkat lunak aplikasi. Kemahiran dalam TI diperlukan untuk mengidentifikasi komponen perangkat keras dan perangkat lunak yang harus digunakan untuk meningkatkan proses bisnis tertentu. Profesional TI bekerja dengan berbagai teknologi, seperti OS server, perangkat komunikasi dan perangkat lunak, dan aplikasi.

Persiapan karir IT membutuhkan kursus dasar dalam sistem perangkat keras dan perangkat lunak. IT umumnya mencakup mata kuliah seperti: analisa bisnis, manajemen proyek, telekomunikasi, administrasi jaringan, desain database, manajemen database.

Ilmu komputer berfokus pada logika dan desain yang mendasari komponen yang digunakan developer untuk merakit sistem bisnis. Penguasaan matematika yang kuat dibutuhkan untuk mempelajari ilmu komputer. Banyak pekerjaan dalam ilmu komputer melibatkan pengembangan algoritma dan logika serta penulisan kode tingkat rendah yang memungkinkan sistem komputer untuk mengatasi masalah bisnis.

Saintis ilmu komputer dapat berpartisipasi dalam pekerjaan rekayasa perangkat keras dan perangkat lunak yang diperlukan untuk mengembangkan produk. Mereka juga cenderung mempelajari teknologi yang lebih abstrak, seperti kecerdasan buatan (AI) dan pembelajaran mesin (ML).

Ilmu komputer membutuhkan dasar dalam konsep komputer dan matematika tingkat lanjut. Mata kuliah ilmu komputer yang ada di universitas meliputi: AI dan ML, neural network, sistem keamanan, analitik data, user experience.

Peluang Karir IT

Berikut adalah beberapa posisi pekerjaan yang akan Anda temukan di banyak perusahaan IT:

  • Computer support specialist. Bekerja di garis depan untuk memecahkan masalah teknologi apa pun termasuk masalah perangkat lunak, kerusakan komputer, dan masalah perangkat keras. Posisi ini juga dapat membantu anggota IT tingkat senior dengan masalah jaringan skala besar.
  • Network system administrator. Fokus pada gambaran besar dari sistem jaringan, keamanan dan kinerja.
  • Computer system analyst. Bekerja di belakang layar memecahkan masalah bisnis dengan metode IT. Posisi ini biasanya ahli dalam industri tertentu saat bekerja untuk perusahaan teknologi atau bekerja langsung di industri, seperti keuangan atau pemerintahan.
  • Information security analyst. Bertanggung jawab atas keamanan jaringan komputer organisasi, melakukan pengujian, dan mengembangkan praktik keamanan terbaik di seluruh perusahaan.

>>KLIK DI SINI UNTUK MEMBACA ARTIKEL UMUM LAINNYA!

Kontributor: Daris Arsyada

By Caesar Wiratama

aeroengineering services merupakan layanan dibawah CV. Markom dengan solusi terutama CFD/FEA.

Sumber:

https://www.canva.com/design/DAEc8H1boDY/share/preview?token=sGWrQucDOpjLPZCkj6_C4g&role=EDITOR&utm_content=DAEc8H1boDY&utm_campaign=designshare&utm_medium=link&utm_source=sharebutton (diakses pada tanggal 28 April 2021)

https://widuri.raharja.info/index.php?title=Teknologi_Informasi (diakses pada tanggal 28 April 2021)

https://idcloudhost.com/teknologi-informasi-pengertian-fungsi-tujuan-dan-manfaat-teknologi-informasi/ (diakses pada tanggal 28 April 2021)

https://teknologi.id/insight/pengertian-teknologi-informasi-serta-tujuan-dan-fungsinya/ (diakses pada tanggal 28 April 2021)

https://searchdatacenter.techtarget.com/definition/IT (diakses pada tanggal 28 April 2021)

https://www.rasmussen.edu/degrees/technology/blog/what-is-information-technology/ (diakses pada tanggal 28 April 2021)

YANG HARUS KAMU KETAHUI TENTANG TEKNIK ELEKTRO

Listrik adalah salah satu hal yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan masa kini. Listrik sudah banyak masuk ke hampir semua bidang kehidupan seperti rumah tangga, industri, perdagangan, dan lain-lain. Oleh sebab itu, tidak ada salahnya kita belajar mengenai listrik dimulai dari cara terbentuknya, komponen-komponen, pemrograman listrik, sampai pengaplikasiannya.

Contoh kegiatan insinyur teknik elektro. Sumber: canva.com

Di dunia teknik, jurusan yang dikenal membahas kelistrikan adalah teknik elektro. Teknik elektro adalah ilmu teknik yang mempelajari tentang kelistrikan seperti komponen-komponen elektronis, analisis energi listrik, pemrograman komponen elektronis, dan pengaplikasian listrik di lapangan kerja.

Bidang teknik elektro telah berkembang dan bercabang menjadi sejumlah kategori khusus, termasuk pembangkit tenaga dan sistem transmisi, motor, baterai, dan sistem kontrol. Teknik elektro juga mencakup elektronik yang bercabang menjadi lebih banyak subkategori seperti sistem frekuensi radio (RF), telekomunikasi, penginderaan jauh, pemrosesan sinyal, sirkuit digital, instrumentasi, audio, video, dan optoelektronik.

Insinyur elektro merancang, mengembangkan, menguji, dan mengawasi pembuatan peralatan listrik, seperti motor listrik, sistem radar dan navigasi, sistem komunikasi dan peralatan pembangkit listrik. Selain itu insinyur elektro juga merancang dan mengembangkan peralatan elektronik, seperti sistem siaran dan komunikasi dari pemutar musik portabel hingga sistem penentuan posisi global (GPS).

Keterampilan/skills yang dibutuhkan insinyur teknik elektro mencakup pemahaman mendalam tentang teori listrik dan elektronik, matematika dan material. Pengetahuan ini membantu insinyur elektro merancang sirkuit listrik tertentu sehingga memenuhi persyaratan keselamatan, keandalan, dan efisiensi energi, dan memprediksi perilaku sirkuit, sebelum desain perangkat keras diimplementasikan.

Insinyur elektro kini mengandalkan sistem desain berbasis komputer (CAD) untuk membuat skema dan tata letak sirkuit. Mereka juga menggunakan komputer untuk mensimulasikan bagaimana perangkat dan sistem listrik akan berfungsi. Simulasi komputer dapat digunakan untuk membuat model jaringan listrik nasional atau mikroprosesor. Oleh karena itu, penguasaan komputer sangat penting bagi para insinyur elektro. Selain mempercepat proses penyusunan skema, tata letak papan sirkuit cetak (PCB), dan blueprint untuk perangkat listrik dan elektronik, sistem CAD dapat membantu modifikasi desain yang cepat dan mudah serta pembuatan prototype cepat menggunakan mesin CNC.

>>KLIK DI SINI UNTUK MEMBACA ARTIKEL TEKNIK UMUM LAINNYA!

Kontributor: Daris Arsyada

By Caesar Wiratama

aeroengineering services merupakan layanan dibawah CV. Markom dengan solusi terutama CFD/FEA.

Sumber:

https://www.canva.com/design/DAEc1q-_lXo/share/preview?token=KfrNa-hJ-OOK3TcvWEX0Pw&role=EDITOR&utm_content=DAEc1q-_lXo&utm_campaign=designshare&utm_medium=link&utm_source=sharebutton (diakses pada tanggal 27 April 2021)

https://www.livescience.com/47571-electrical-engineering.html (diakses pada tanggal 27 April 2021)

https://rencanamu.id/cari-jurusan/teknik/teknik-elektro#:~:text=Mahasiswa%20Teknik%20Elektro%20mempelajari%20aplikasi,pada%20pemanfaatannya%20oleh%20pengguna%20akhir. (diakses pada tanggal 27 April 2021)

https://akupintar.id/info-pintar/-/blogs/yang-belum-kamu-tahu-tentang-teknik-elektro (diakses pada tanggal 27 April 2021)

MAINTENANCE MANAGEMENT (Manajemen Pemeliharaan)